Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jawaban Ekskutif Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang LKPJ 2024

rapat paripurna Dewan Bangli
Bali Tribune / suasana rapat paripurna agenda jawaban eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi DPRD Bangli di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Bangli, Selasa (11/3)

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli berlanjut, dengan agenda penyampaian jawaban eksekutif terhadap pandangan umum Fraksi-fraksi tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah tahun anggaran  2024. Pada Selasa (11/3)

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Budiada didampingi Wakil Ketua I Komang Carles di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Bangli. Dari eksekutif, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta diwakili oleh PJ Sekda Bangli, I Made Ari Pulasari.

Dalam rapat Pj Sekda Bangli, Made Ari Pulasari menyikapi Pemandangan Umum Fraksi Partai Golongan Karya, menyampaikan apresiasi terkait dengan realisasi APBD Kabupaten Bangli Tahun 2024. 

"Dalam rangka optimalisasi PAD baik dengan melakukan penggalian potensi yang ada di daerah, meningkatkan efisiensi pemungutan pajak, dan retribusi daerah, serta memperkuat tata kelola keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntabel tetap kami lakukan," ujarnya.

Selain itu, langkah-langkah dan strategi lain juga telah dilakukan. Diantaranya, lanjut Bupati, adalah melakukan pengawasan secara rutin ke lapangan dengan melibatkan pihak-pihak terkait, melakukan penyusunan regulasi terkait mekanisme pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah yang lebih sederhana sehingga wajib pajak dan wajib retribusi akan lebih mudah dalam melakukan pembayaran, menerapkan mekanisme pembayaran secara elektronik (non-tunai), serta memberikan kebijakan khusus terkait pembebasan denda bagi wajib pajak pada waktu-waktu tertentu.

Lebih lanjut,  terkait  realisasi anggaran belanja tidak terduga, memang hanya dapat digunakan dalam keadaan darurat.  

"Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur selalu berdasarkan program yang telah ditetapkan sebelumnya dalam RPJMD Pemerintah Kabupaten Bangli," ucapnya.  

Selain itu, terhadap masukan untuk pemeliharaan infrastruktur, akan terus-menerus diperhatikan upaya operasi, dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan infrastruktur tersebut dengan baik sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bangli sepakat dan telah melakukan pengembangan Tata Kelola Pemerintahan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Sementara terkait Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan, Pemerintah Kabupaten Bangli sepakat untuk menempatkan pembangunan sektor pertanian menjadi salah primadona dan prioritas. 

"Data PDRB Kabupaten Bangli menunjukkan dari sektor primer khususnya sektor pertanian, perikanan dan kehutanan untuk tahun 2024 mencapai 27,23%. Oleh karena itu kita terus akan memberikan porsi anggaran yang cukup untuk sektor pertanian dan perikanan. Pembangun infrastruktur pertanian khususnya jaringan irigasi, guna mendukung program Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan akan terus diusahakan sesuai kemampuan keuangan daerah," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bangli juga sepakat meningkatkan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD. Lebih lanjut, terhadap Pemandangan Umum Fraksi Gabungan Restorasi Raya DPRD Kabupaten Bangli, pihak eksekutif menyepakati hubungan DPRD dengan Pemerintah Daerah selalu harmonis dalam mewujudkan masyarakat Bangli yang sejahtera. 

"Dalam penganggaran tentu saja kami selalu memegang prinsip-prinsip penganggaran yaitu : transparan, akuntabel, efektif, efisien, berkeadilan dan disiplin," tandasnya.

Ketidakhadiran Bupati dan Ketua DPRD Bangli sangat disayangkan anggota DPRD Bangli, I Made Joko Arnawa. Pihaknya menuding, terkesan pemerintah daerah tidak serius ngurus  Bangli.  

"Rapat tadi dari eksekutif hanya diwakili Pj. Sekda dan segelintir pimpinan OPD. Sedangkan dari Dewan dipimpin oleh Wakil Ketua. Ini seolah-olah tidak ada keseriusan untuk ngurus Bangli," ujarnya kepada media usai rapat. 

Menurut Joko Arnawa, rapat paripurna tersebut dinilai merupakan moment penting mendengarkan tanggapan kepala daerah terkait pemandangan umum Fraksi.

wartawan
SAM
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.