Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Angkutan Lebaran 2018, Kerusakan Jalan Nasional Dikeluhkan Pengendara

aspal
PERBAIKAN – Aktifitas perbaikan ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk diharapkan bisa dimaksimalkan sebelum angkutan lebaran dimulai.

BALI TRIBUNE - Kendati pengerjaan perbaikan jalan nasional Denpasar-Gilimanuk dikebut menjelang angkutan lebaran, namun sebulan sebelum arus mudik, kerusakan masih tampak di sejumlah titik sepanjang ruas jalan lintas pulau ini, masih ditemui badan jalan dengan lapisan aspalnya yang berlubang dan bergelombang.

Kondisi jalan yang membahayakan bagi pengguna jalan ini dikeluhkan pengedara yang melintas di jalur menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tersebut. Sejumlah pengendara mengaku, dengan kondisi jalan yang berlobang dan bergelombang tersebut sangat menghambat perjalanan. Selain harus ekstra hati-hati saat melintas terutama saat malam hari, kondisi jalan yang selama ini kerusakannya ditambal sulam itu sangat berpotensi membahayakan pengendara.

Salah satu titik kerusakan jalan nasional Denpasar-Gilimanuk dan sudah sering dikeluhkan oleh pengendara maupun warga sekitar adalah pada ruas jalan yang melalui wilayah Klatakan, Desa Melaya. Tampak sejumlah lobang menganga yang lumayan dalam di atas badan jalan yang lokasi tidak jauh dari lokasi perbaikan yang telah dilakukan rekanan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII tersebut. Menurut warga, lubang aspal jalan tersebut cukup dalam dan tidak sedikit menyebabkan para pengendara motor kecelakaan akibar terpeleset dan hilang keseimbangan. 

Salah seorang pengendara motor yang sempat mengalami kecelakaan akibat jalan yang rusak diruas jalan di wilayah Klatakan, Putu Ari, asal Desa Tegalbadeng Barat, Negara mengaku lubang yang cukup dalam dan aspal jalan yang bergelombang menyebabkan jalan sulit untuk dilalui oleh pengendara sedangkan arus lalulintas di jalur nasional itu setiap harinya sangat padat. “Lubang jalannya tidak kelihatan sehingga jadi terkejut dan kepeleset. Jadi jatuh," ungkapnya, Kamis (10/5) sore. Ia berharap jalan yang rusak ditangani dengan segera karena di wilayah itu gelap dan berbahaya.

Warga sekitar juga berharap penambalan jalan yang dilakukan bisa lebih maksimal sehingga akses jalan nasional tidak mudah cepat rusak. "Jangan seperti tahun sebelumnya. Cuma ditembel tapi kerusakan cepat muncul pada bagian tembelen jalan, yang sudah sempat diperbaiki," ungkap Wiryawan, warga Melaya.

Kerusakan jalan menuju pelabuhan di wilayah Kelatakan hingga memasuki Taman Nasional Bali Barat (TNBB) tersebut merupakan salah satu titik jalur mudir dari 1,6 km panjang jalur arus mudik yang mengalami kerusakan.  Dari  catatan 70 kilometer jalan nasional atau jalur mudik dari perbatasan Kabupaten Tabanan dan Jembrana hingga pelabuhan Gilimanuk terdapat lebih dari 5 km kondisinya rusak parah dan tersebar di beberapa titik. Kerusakan mulai dari berlubang cukup dalam hingga bergelombang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 03, Ruas Cekik-Batas Kota Tabanan pada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII, Gede Agus Punarta, dikonfirmasi, Kamis kemarin, melalui ponselnya mengatakan terkait adanya keluhan warga mengenai kondisi jalan tersebut , pihaknya akan menutup terlebihdulu lubang pada aspal jalan tersebut. “Ya kami, akan tutup dulu lubang jalan itu,” jawabnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Komitmen Kuat Jaga Stabilitas Harga Menjelang Hari Raya, Bupati Bangli Pimpin Rapat High Level Meeting TPID dan TP2DD B

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bangli Tahun 2025. Pertemuan penting ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi dan menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada bulan November 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Tumbang di Pura Penataran Ped, Seorang Pemedek Tewas, Lima Luka-luka

balitribune.co.id | Semarapura - Pohon gepah yang tumbuh di Pura Segara Penataran Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida mendadak tumbang, Rabu (5/11) malam. Pohon berukuran besar itu, menimpa beberapa pemedek yang kebetulan berada di pura tersebut untuk melakukan persembahyangan purnama. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dari musibah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadikan Nusa Penida 'Green Island', Bupati Klungkung Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id | Semarapura - Mari bersama-sama peduli kebersihan lingkungan jangan membuang sampah sembarangan agar Nusa Penida selalu bersih dari sampah. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Waste Management Ecosystem di Mandawa Creative Speace Amerta Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (6/11/). 

Baca Selengkapnya icon click

Dekranasda Tabanan Tampilkan Karya Triwastra dalam Bali Fashion Week 2025 Season 1

balitribune.co.id | Tabanan - Selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya diwakili Ny. Budiasih Dirga menghadiri ajang Dekranasda Bali Fashion Week 2025 Season 1, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (4/11). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Matangkan Keterbukaan Informasi, Diskominfosan Bangli Terima Visitasi Komisi Informasi Bali

balitribune.co.id | Bangli – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli menunjukkan keseriusan dalam mengelola keterbukaan informasi publik dengan menerima kunjungan penting dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Bali, Kamis (6/11).

Baca Selengkapnya icon click

Serangan Tikus di Tegalalang: Petani Pasrah Gagal Panen 3 Kali Musim, Merugi Tanpa Jaminan Asuransi

balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah usaha petani mempertahankan lahan sawahnya dari alih fungsi, justru hama tikus menggerogoti. Di Subak Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallaalang, Gianyar, bahkan ada petani yang mengalamai gagal panen dalam tiga musim berturut-turut. Hal ini sangat ironis, kerugian material dan inmaterial cukup siginifikan tanpa jaminan asuransi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.