Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Galungan, Ternak Babi Dibayangi Virus ASF

Bali Tribune/Sosialisasi Dinas Peternakan Gianyar kepada salah satu peternak Babi

balitribune.co.id | Gianyar - Kasus kematian ternak Babi secara massal di Badung dan Tabanan, kini juga membayangi peternak di Gianyar. Ironisnya,  ancaman virus African Swine Fever (ASF) sangat potensial menyebar ke Gianyar yang menjadi lintasan perdagangan ternak babi di Bali. Menganisipasi paparan virus ini, Dinas Pertanian (Distan) Gianyar gencarkan sosialisasi kepada peternak di sentra produksi babi Gianyar.

Dari informasi yang dikumpulkan, Rabu (29/1) kemarin, kasus kematian ternak babi  secara massal bahkan sudah terjadi di Gianyar. Dari laporan yang diterima Dinas Pertanian Gianyar, sedikitnya terdapat 70 ekor babi mati mendadak di Banjar Abasan, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan  Sukawati, Gianyar. Babi yang mati tersebut berasal dari 25 peternak di masyarakat. Namun, dari babi yang mati disebutkan mati dengan gejala yang berbeda.

Meski demikian, kasus kematian babi ini mulai membuat resah peternak. Salah seorang peternak asal Banjar Tangkup, Desa Bukian, Payangan I Wayan Arya mengatakan, dibayangi virus ASF membuat petenak babi was-was. Terlebih di Gianyar sudah ada babi mati yang mendadak. Menurutnya, jenis penyakit yang menyebabkan kematian babi di Gianyar perlu segera diketahui, sehingga peternak lebih serius lagi menanggulangi. "Sebagai peternak kami ingin segera tahu jenis wabah yang menyerang babi mati mendadak di Gianyar," harapnya.

Menurut Arya, berjangkitnya penyakit babi terkadang dimanfaatkan oleh para saudagar babi untuk meraup keuntungan tinggi dengan membeli babi peternak dengan harga murah. "Syukur kali ini belum terjadi. Harga babi masih stabil. Mudah-mudahan tetap stabil," harapnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Fetrinear (Keswan Kesmas Fet) Dinas Pertanian Gianyar, K Made Santiarka  membenarkan adanya laporan puluhan ternak babi yang mati. Namuan gegalanya berbeda dengan serangan virus ASF. Karena itu, pihaknya belum berani memastikan apakah penyakit yang menyebabkan kematian 70 babi tersebut jenis penyakit yang sama dengan kematian babi massal yang terjadi di Tabanan dan Badung. Karena, gejala penyakit yang menyebabkan kematian itu berbeda- beda. Ada yang mencret darah ada yang nafsu makan hilang dan gejala lainnya. Sementara ciri penyakit penyebab kematian babi massal di Tabanan dan Badung adalah, nafsu makan berkurang, lumpuh, ada bintik merah pada kulitnya. Dalam hitungan 5 hari babi akan mati. Bahkan tanpa gejala ada yag mati mendadak. "Kami tak berwenang menyatakan penyampaikan penyakit yang menyebabkan kematian babi-babi itu, sebelum ada hasil uji labolatorium. Sampel sudah kami kirim ke lab. Tapi hasilnya belum keluar," katanya.

Untuk mencegah Gianyar tetpapar virus ASF tersebut Dinas Pertanian Gianyar gencar melaksanakan sosialisasi. Sosialisasi pertama dilaksanakan di Banjar Abasan, Singapadu Tengah,  lokasi di mana banyak babi masyarakat yang mati mendadak. Lanjut di  Desa Lodtunduh, Ubud, di Banjar Bukian Kaja, Desa Bukian, Payangan. “ Kami harap peternak tetap menjaga keamanan (safety) dan kebersihan kandang. Jangan memberikan orang lain lalulalang di dalam kandang. Kalau masuk kandang harus bersih. Dan jika menjual babi, mobil dan kandang harus steril,” terangnya.

Diingatkan pula, babi yang mati harus dikubur. Jangan dibuang disaluran air atau dijurang. Juga diharapkan peternak tidak boleh menjual babi yang sakit. Hal ini selain melanggar UU Kesehatan juga akan mempercepat meluasnya paparan wabah ini. Walau jenis virus ini tak menular ke manusia,  pihaknya tetap mewanti-wanti agar masyarakat  membeli daging yang sehat.," tegasnya.

Tambahnya, populasi babi di Gianyar  mencapai 150 ribu ekor. Peternak besar yang memelihara babi ratusan ekor sekitar 50 pengusaha. Lainnya peternak masyarakat, yang memelihara babi paling banyak 10 ekor.

wartawan
I Komang Astana
Category

Klarifikasi Kasus Anak Kembar: Anak Tidak Diculik, Penyelidikan Perkara Dihentikan

balitribune.co.id | Denpasar - Penyelidikan kasus dugaan tindak pidana yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Paul Lionel La Fontaine dengan mantan istrinya, Adinda telah dihentikan oleh pihak kepolisian. Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SPPP) beromor: SPPP/106/XI/Res 1.24/2025/Samesknm 1 itu diterbitkan pada 17 November 2023, menyatakan bahwa penyelidikan dihentikan karena tidak ditemukan bukti adanya tindak pidana.

Baca Selengkapnya icon click

Logo Baru Honda Fans Bali, Padukan Spirit Jalak Bali dan Energi Modern Gen Z

balitribune.co.id | Denpasar – Honda Fans Bali, komunitas resmi pecinta sepeda motor Honda di bawah naungan Astra Motor Honda Bali, resmi meluncurkan identitas visual terbaru sebagai bagian dari penguatan arah strategis komunitas ke depan. Mengusung semangat “Terbang Tinggi, Melaju Bersama”, identitas ini merefleksikan komitmen Honda Fans Bali dalam menyatukan nilai budaya lokal dengan semangat modern generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.