Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Galungan,Pemkab Jembrana Bagikan Dana Operasional Prajuru

Bupati I Putu Arha saat membagikan secara simbolis dana operasional prajuru di wilayah Kabubaten Jembrana, Kamis (13/12) lalu.

BALI TRIBUNE - Jelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemkab Jembrana membagikan dana operasional Bagi prajuru desa serta tokoh - tokoh umat .Pencairan dana operasional semester akhir yang besarnya mencapai Rp. 1.629.000 untuk para kelian tempek, Juru Arah/RT dan dana operasional sebesar Rp. 888.000.000 bagi para tokoh umat itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati I Putu Artha bertempat di Gedung Mendopo Kasari, Negara, Kamis (13/12) lalu. Dihadapan ratusan penerima dana operasional tahap II tahun 2018, Bupati I Putu Artha minta agar para kelian tempek, Juru Arah/RT dan para tokoh umat untuk selalu menjaga keamanan dan kesejukan warganya,  “saya sangat berbangga atas pengabdian para kelian tempek, Juru Arah/tempek dan para tokoh umat di Kabupaten Jembrana. Sebagai daerah yang notabena cukup heterogen kini bisa hidup rukun dan berdampingan secara harmonis. Untuk itu saya selalu tekankan kepada para tokoh masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan hubungan baik inter dan antar umat beragama, “ujarnya. Terkait dengan besarnya dana operasional yang diserahkan itu, Bupati Artha menyadari nilainya sangat kecil jika dibandingkan dengan beban tugas para kelian tempek/juru arah dan para tokoh umat.  “Pemerintah Kabupaten Jembrana sampai saat ini baru bisa memberikan imbalan hanya seperti itu. Jika dilihat dari besarnya tentu masih sangat kecil jika dibandingkan dari jasa, beban tugas serta pengabdian sebagai tokoh di masyarakat. Namun janganlah dilihat dari besar dan kecilnya imbalan itu, yang penting bagaimana kita secara bersama-sama membangun Kabupaten Jembrana ini ke arah yang baik serta masyarakat dapat hidup rukun dan damai, “tegasnya. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jembrana, IGN. Sumber Wijaya mengaku, kalau dana operasional yang diserahkan itu bersumber dari ADD dan BKK.  “Dana itu sudah di transfer ke masing-masing desa dan kelurahan sesuai tahapan yang ada, “ujarnya.Kata Sumber Wijaya, besarnya dana operasional yang di cairkan di tahap ke II ini terdiri dari dana operasional kepada para kelian tempek, Juru Arah RT dan dana operasional kepada para tokoh umat. “untuk dana operasional yang diserahkan kepada para kelian tempek, Juru Arah/RT sebesar Rp. 1.629.000.000 atau 600 rb/tahun. Sedangkan untuk para tokoh umat diserahkan sebesar Rp. 888. 000. 000. Tokoh umat meliputi sulinggih, pemangku dang kahyangan , pencatat nikah serta guru ngaji, “pungkasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Cegah ASF, Distan Tabanan Perketat Biosekuriti Ternak Babi

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan mengambil langkah cepat untuk mencegah penyebaran penyakit menular pada ternak babi di wilayahnya. Upaya ini dilakukan menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap ancaman penyakit hewan menular seperti African Swine Fever (ASF) dan penyakit menular lainnya yang berpotensi menyerang ternak babi milik masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kampanyekan Gemarikan, Bunda Rai Harapkan Generasi Cerdas Bebas Stunting

balitribune.co.id | Tabanan – Upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun generasi sehat dan cerdas terus digencarkan, salah satunya melalui kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

PS Badung Dilepas Ikuti Liga 4 Nasional, Bupati Adi Arnawa Targetkan Lolos Liga 3

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melepas tim sepak bola PS Badung untuk berlaga dalam kompetisi Liga 4 Nasional di Tangerang. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Badung pada Rabu (27/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keterwakilan Perempuan di DPRD Badung Menurun, DP2KBP3A Dorong Kaum Wanita Aktif Berpolitik

balitibune.co.id I Mangupura - Keterwakilan perempuan di DPRD Badung mengalami penurunan pada periode legislatif terbaru. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung yang mendorong kaum perempuan lebih aktif dan percaya diri terjun ke dunia politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.