Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Melasti, Krama Batur dan DLH Bangli Mereresik di Pura Watu Klotok

Jelang prosesi pemelastian ke Pantai Watu Klotok Banjarangkan Klungkung, Pengempon Pura Jati Bangli menggelar kegiatan mereresik di kawasan Pura yang ada di pantai tersebut. Tampak, Krama Batur dan pegawai dilingkungan DLH Bangli pada kegiatan dimaksud, Jumat (2/11) kemarin.

BALI TRIBUNE - Menjelang pelaksanaan prosesi melasti krama Batur dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli melaksanakan kegiatan mereresik (bersih-bersih,red) di areal Pura Watu Klotok Banjarangkan Klungkung, Jumat (2/11) kemarin. Pura dimaksud merupakan lokasi yang dipergunakan warga untuk prosesi yang berlangsung, Sabtu (3/11) hari ini. Disela-sela kegiatan, Kepala DLH Bangli, Ida Ayu Gede Yudi Sutha mengatakan, untuk kegiatan mereresik sedikitnya melibatkan ribuan warga yang terdiri dari 200 orang staf DLH dan 300 KK krama Batur. Untuk Krama Batur yang terlibat pada kegiatan dimaksud, Ida Ayu menyebutkan merupakan warga Batur yang tinggal di Denpasar. “Hari ini kami bersama-sama melakukan persiapan utama masalah kebersihan, dan ada juga persiapan lainya untuk pelaksanaan melasti besok," lanjutnya. Pejabat asal Gria Siladan Bangli ini menambahkan, kegiatan mereresik berlangsung sejak pukul 07.00 Wita hingga  11.00 Wita. Selain itu, Ia juga menyebutkan Dinas Tata Kota Kabupaten Klungkung berencana untuk membantu pelaksanaan pemelastian hari ini.  “Saat melasti, sebelum krama rauh akan dilakukan penyiraman disekitar lokasi oleh Dinas Tata Kota Kabupaten Klungkung," sambungnya. Sementara  Prawartaka Karya Agung Danu Kertih, Tawur Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung di Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Jro Wijaya menyampaikan, prosesi pemelastian akan dimulai sekitar pukul 08.00 Wita. “ Dalam upacara melasti juga akan dilaksanakan ritual pakelem namun sebelumnya dilaksanakan upacara Rsi Gana,” jelasnya.  Lanjutnya, guna kelancaran prosesi dimaksud, pihak panitia karya telah mempersiapkan puluhan kendaraan yang akan digunakan/membawa sarana upacara dan peduluan. Sementara krama kemungkinannya akan mempergunakan kendaraan pribadi masing-masing. "Kendaraan kemungkinan diatas 700 unit. Bupati Bangli I Made Gianyar beserta jajaran akan turut serta melaksanakan upacara melasti. Bupati Klungkung rencana juga akan hadir," ujarnya seraya menyebutkan kendaraan yang dipersiapkan mencapai 50 unit. Terkait pengamanan selama prosesi, Jro Wijaya menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. "Untuk keamanan, keselamatan serta kelancaran prosesi melasti, kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polres Bangli dan nantinya dari Polres Klungkung juga akan membantu pengaturan lalu lintas di lokasi. Nanti juga akan terlibat personel dari TNI,” tutupnya. 

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.