Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Nataru Harga Telor Merangkak Naik

Bali Tribune / Salah satu peternak ayam petelor di Bangli.

balitribune.co.id | BangliMenjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga telor dipasaran mulai merangkak naik. Naiknya harga telor dikarenakan permintaan pasar yang tinggi dan stok telor menipis karena populasi ayam petelor menurun imbas dari anjoloknya harga telor yang terjadi beberapa bulan lalu.

Salah seorang peternak ayam petelor, Kadek Budiartawan mengatakan jelang Natal dan Tahun Baru harga telor alami peningkatan. Sebelumnya harga telor untuk ukuran besar (TB) Ro 1.200 per butir, sedangkan saat ini Rp 1.450 per butir.

”Jelang Nataru harga telor naik, tentu kondisi ini menguntungkan peternak yang sebelumnya sempat terpukul karena anjloknya harga telor,” ujarnya, Minggu (19/12).

Lanjut  Kadek Budiartawan naiknya harga telor karena jelang Nataru permintaan telor di pasaran cukup tinggi, sementara di salah satu sisi ketersediaan telor menipis karena banyak peternak yang kosongkan kandang imbas dari anjloknya harga telor  yang terjadi kemarin. “Jumlah populasi ayam petelor yang turun akan berimbas pada ketersedian telor, naiknya harga karena pemintaan tinggi yang tidak dibarengi dengan ketersediaan telor,” ungkap peternak ayam asal Dusun Buwungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut ini.

Kata Kadek Budiartawan dengan harga telor saat ini memang peternak masih bisa bernafas, pasalnya anjolknya harga telor kemarin membuat hampir sebagian perternak ayam, ketar ketir. ”Anjolknya harga telor kemarin banyak peternak kategori kecil yang gulung tikar, mereka yang bertahan adalah peternak dengan populasi ayam ratusan ribu,” sebutnya.

wartawan
SAM
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.