Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pemungutan Suara, Puluhan Surat Suara Dimusnahkan

DIMUSNAHKAN- Puluhan lembar surat suara rusak telah dimusnahkan, Senin (25/6).

BALI TRIBUNE - Memasuki H-2 hari pemungutan suara Pilgub Bali 2018, Senin (25/6), KPU Kabupaten Jembrana melakukan pemusnahan puluhan lembar surat suara Pilgub 2018 yang ditemukan rusak selama penyortiran dan pelipatan kertas lembar surat suara mulai Sabtu (2/6) hingga Rabu (6/6). Surat suara yang tidak bisa digunakan tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar.

Pemusnahan disaksikan sejumlah intansi terkait baik dari Panwaslu Kabupaten Jembrana, Polres Jembrana, Dinas Dukcapil Jembrana, serta para perawakilan salah satu tim kampanye pasangan calon (paslon) di Kabupaten Jembrana.

Ketua KPU Jembrana, Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya dikonfirmasi, Senin (25/6), mengatakan dari total 231.532 lembar surat suara yang telah disortir dan dilipat, ditemukan 47 lembar surat suara yang rusak. Surat suara yang rusak tersebut harus dimusnahkan untuk mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan surat suara rusak menjelang pemungutan suara, Rabu (27/6) besok. Dari 47 lembar surat suara rusak itu beberapa di antaranya dalam kondisi robek dan buram setelah diterima dari KPU Provinsi Bali. “Surat suara yang kami temukan rusak sebelumnya, sudah diganti dari KPU Provinsi. Termsuk berbagai logistik untuk pemugutan surat suara, sudah tidak ada masalah, dan sudah semua kami persiapkan,” ungkapnya.

Sedangkan sejumlah logistik untuk pelaksanaan pemungutan suara di 499 TPS yang tersebar di 51 desa/kelurahan di 5 kecamatan di Jembrana pada Rabu besok itu hingga Senin kemarin masih tersimpan di Kantor KPU Kabupaten Jembrana. Dengan mempertimbangkan faktor keamanan, seluruh logistik baik yang didalam kotak maupun diluar kotak tersebut diturunkan ke masing-masing PPS diseluruh desa dan kelurahan untuk langsung didistribusikan ke KPPS dimasing-masing TPS pada H-1 pemungutan suara Selasa (26/6) hari ini. “Sebenarnya untuk distribusi ke masing-masing TPS ini, lebih cepat lebih baik. Tetapi kami memilih distribusi H-1, karena pertimbangan keamanan, dan kami rasa distribusi ke masing-masing TPS masih cukup aman walaupun H-1. Dari pertimbangan lokasi TPS di Jembrana, semuanya ada di sisi jalan, dan mudah diakses,” ujarnya.

Selain telah mempersiapkan pendistribusian logistik, ia mengaku menjelang pemungutan suara Rabu besok, pihaknya juga masih terus mematangkan persiapan lainnya, salah satunya fasilitasi dan pelayanan pemungutan suara untuk pemilih baik itu di Rutan Kelas II B Negara, Polres dan Polsek jajaran serta Puskesmas dan rumah sakit. Nantinya pemungutan suara untuk pasien rawat inap yang dirawat di 4 Rumah Sakit (RSU Negara, RS Bunda, RS Kertayasa, dan RS Bali Med), 5 Puskesmas Rawat Inap se-Jembrana, serta tahanan di Rutan termasuk masing-masing Polsek dan Polres Jembrana dilayani secara jemput bola. 2 orang KPPS dari TPS terdekat di sekitar lokasi tersebut yang telah dialokasikan memberikan pelayanan, sesuai ketentuan akan mendatangi lokasi pemungutan suara tersebut.

Pemilih diberikan waktu selama 1 jam, mulai pukul 12.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita. “Untuk data pasien dan tahanan terus kami koordinasikan. Penting memastikan berapa ada jumlah pemilihnya, sehingga kami bisa memperkirakan berapa TPS yang perlu diturunkan, mengingat batasan waktu hanya 1 jam. Seperti koordinasi terbaru di Rutan Negara, ada 87 pemilih, sehingga dipersiapkan petugas di 4 TPS di Kelurahan Baler Bale Agung (TPS 4, TPS 5, TPS 6, dan TPS 7) untuk melayani ke sana,” ungkapnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.