Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pendaftaran Cabup-Cawabup, Parpol Non Parlemen Deklarasikan Dukungan

Bali Tribune / DEKLARASI - Sejumlah partai politik non parlemen di Jembrana melaksanakan deklarasi kepada pasangan Kembang-Ipat di Gelar Rabu (14/8).

balitribune.co.id | Negara - Menjelang tahapan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Jembrana 2024, konstelasi politik kini kian ketat. Tidak hanya dikalangan politisi partai yang mempunyai kursi di legislative, namun gerakan politik juga dilakukan oleh partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Jembrana. 

Setelah sebelumnya I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menyatakan  berpisah dengan I Nengah Tamba bahkan hingga mengajukan pengunduran diri sebagai Wakil Bupati Jembrana, kini suasana politik menjelang tahapan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Jembrana semakin menghangat. I Nengah Tamba yang merupakan Bupati Jembrana petahana setelah berpisah dengan Ipat menyatakan akan maju berpasangan dengan Ketua DPD Golkar Jembrana I Made Suardana. 

Selain telah didukung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) yakni Demokrat, Golkar dan Gerindra yang telah mengeluarkan rekomendasi, Tamba-Dana juga kini masih menunggu rekomendasi dari pusat yakni 2 parpol non parlemen yaitu PKB dan PPP yang saat ini belum memastikan arah dukungannya. Berdasarkan hasil Pemilu 2024, Pasangan calon Tamba-Dana ini mendapat dukungan partai politik yang memiliki 16 kursi di DPRD Jembrana yakni Demokrat dan Golkar masing-masing 6 kursi dan Gerindra 4 kursi.

Ketua DPD Golkar Jembrana, I Made Suardana mengatakan pihaknya di Partai Golkar sudah sesuai dengan tahapan dan mekanisme pencalonan. DPP Golkar dikatakannya telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Tamba-Dana. Selanjutnya disusul rekomendasi Demokrat dan Gerindra kepada pasangan Tamba-Dana ini. Pihaknya pun kini masih terus menggalang kekuatan, "untuk yang lain masih menunggu proses, kami terus berkomunikasi terutama (parpol) yang mempunyai perwakilan bisa diajak bersama," katanya.

Menurutnya, setelah rekomendasi KIM ini telah diterima oleh pasangan Tamba-Dana, timnya setelah melakukan rapat koordinasi pimpinan parpol akan melaksanakan deklarasi. Sebagai calon Wakil Bupati Jembrana berpasangan dengan Bupati Petahana pihaknya akan melanjutkan serta menyepurnakan program-program petahana,  “Untuk visi misi ke depan paket ini masih melanjutkan dan menyempurnakan petahana. Tetap dengan menyesuaikan isu-isu faktual yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Sedangkan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna kini memilih tetap menjadi Calon Wakil Bupati Jembrana berpasangan dengan I Made Kembang Hartawan yang merupakan Ketua DPC PDI P Kabupaten Jembrana. Teranyar partai politik yang tidak mendapatkan kursi di DPRD Jembrana sudah melaksanakan deklarasi mendukung paket Kembang-Ipat ini. Ada tujuh parpol yang melaksanakan dekarasi dukungan di Monumen Gelar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Jembrana Rabu (14/8).  

I Made Kembang Hartawan mengatakan, 7 parpol non parlemen yang deklarasi tersebut yakni PBB, Partai Buruh, Garuda, PKS, Gelora, PKN dan Partai Ummat. Menurutnya deklarasi sengaja digelar di monumen Gelar untuk mewarisi api perjuangan para pejuang kemerdekaan Indonesia di Jembrana.

"Kita ingin membangun Jembrana dengan spirit para pejuang. Dengan semangat para pendiri bangsa ini. Kami sadar membangun Jembrana ini tidak bisa sendiri, perlu kebersamaan,” ujarnya. 

“PPP dan PKB koordinasi kita lakukan, dan astungkara kami juga sudah mendapat dukungan dari 7 parpol non parlemen," ucapnya didampingi Ipat. Pihaknya menyatakan akan maju dengan dukungan suara PDIP di DPRD Jembrana sebanyak 40 persen ditambah PKB dan PPP sekitar 48 persen serta perolehan suara dari 7 parpol non parlemen dan tentunya dari masyarakat Jembrana.  "kami selalu butuh suara sekecil apapun, kalau ada yang bilang kami tidak butuh suara umat lain, itu hoax" tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendapatan Transfer Turun Rp23 Miliar, Bupati Bangli Gaungkan Kemandirian

balitribune.co.id I Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melakukan penyesuaian  terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam sidang paripurna dengan DPRD Bangli pada Senin (7/9/2026), Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan pendapatan daerah diproyeksikan turun lebih dari Rp 22 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp 1,27 triliun menjadi Rp 1,25 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.