Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pengabenan Ratusan Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

Bali Tribune / Ratusan kerangkan manusia prasejarah, baik yang disimpan di Museum Purbakala Gilimanuk maupun yang ada di luar Bali akan menjalani upacara pengabenan.

balitribune.co.id | NegaraSeluruh kerangka manusia prasejarah yang berasal dari situs purbakala Gilimanuk akan dilakukan pengabenan. Tidak hanya kerangka yang ada di Museum Purbakala Gilimanuk, namun juga terhadap sekitar 275 kerangka manusia prasejarah dari Gilimanuk yang diteliti di Laboratorium Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Diperoleh ketrangan bahwa Arkeolog juga akan dilibatkan dalam momentum ini untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap sejarah Jembrana.

Persiapan Ngaben Kusa Prenawa manusia prasejarah di Gilimanuk kini terus dimatangkan. Untuk memaksimalkan pelaksanaan pengabenan kembali dimelaksanakan rapat pada Rabu (24/1). Selain pengabenan untuk manusia prasejarah yang ada di Gilimanuk, dalam rapat yang diikuti panitia pengabenan dan bendesa adat se-Kecamatan Melaya tersebut, terungkap ada ratusan kerangka manusia prasejarah Gilimanuk yang kini ada di luar Bali. Prosesi itu juga rencananya juga akan melibatkan 275 kerangka manusia prasejarah.

Ratusan kerangka manusia prasejarah tersebut menjadi bahan penelitian dan saat ini tersimpan di laboratorium Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

"Hari ini ada 275 kerangka manusia prasejarah yang tersimpan di Laboratorium UGM. Ini pun harus kita pendak," ujar Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Rabu.

Pihaknya juga mengatakan akan mengundang arkeolog dari UGM untuk memberikan penjelasan terkait sejarah keberadaan kerangka manusia prasejarah yang berada di museum Purbakala Gilimanuk.

Pihaknya berharap melalui momentum pitra yaadnya ini juga ada manfaat untuk peningkatan literasi serta wawasan bagi masyarakat setempat. "Dipuncak acara kita juga mengundang ahli arkeologi dari UGM yang akan memberikan pencerahan. Karena mereka ini yang melakukan penelitian selama ini.

Dari situ kita akan paham apa itu sebenarnya museum prasejarah yang ada di Gilimanuk ini," tuturnya.

Rangkaian prosesi pengabenan akan dimulai pada Jumat (26/1) hingga Sabtu (3/2) mendatang dan puncak pada Jumat (1/2) mendatang.

Menurutnya kerangka manusia prasejarah dari situs Purbakala Gilimanuk belum pernah disucikan, “terhadap manusia prasejarah dari rekam jejak yang ada di Gilimanuk ternyata belum pernah dilaksanakan prosesi pengabenan atau penyucian ini," ujarnya.

Pihaknya melibatkan seluruh desa adat se-Kecamatan Melaya untuk ikut bergotong-royong melaksanakan upacara pengabenan ini. Menurutnya, upacara yadnya ini tidak hanya tanggung jawab di kecamatan Melaya saja tapi kewajiban bersama untuk menyucikan Jembrana ini. 

"Jajaran Majelis Alit dan Bendesa Adat se-Kecamatan Melaya tergabung dalam satu panitia pelaksana untuk menyukseskan prosesi pengabenan ini," ucapnya.

Pelaksanaan upacara pengabenan Kusa Prenawa ini diharapka akan membawa kedamaian sehingga program-program Pemerintah Kabupaten Jembrana dapat terlaksana dan semua masyarakat merasa bahagia. 

"Mudah-mudahan Jembrana menjadi lebih baik, semua program berjalan baik serta masyarakat Jembrana bisa lebih sejahtera dan sehat," tandasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pengabenan Kusa Prenawa, I Nengah Naya mengatakan yadnya ini juga diikuti oleh masyarakat adat yang ada di Kecamatan Melaya karena sifatnya kolektif.

"Diluar manusia prasejarah, hingga saat ini peserta dari masyarakat, untuk mamungkah sebanyak 3, mamukur sebanyak 12 dan ngelungah sebanyak 18," ujarnya.

Bendesa Adat Gilimanuk ini mengharapkan upacara pengabenan Kusa Prenawa dapat menjadikan wilayah Desa Adat Gilimanuk menjadi bersih secara sekala dan Niskala.

wartawan
PAM
Category

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan Gubernur Bali di Rakor P4GN 2026, Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.