Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pilkada Serentak, Isu Bandara Bali Utara Kembali Mengemuka

Bali Tribune / Para Penglisir Puri  se-Bali mengikuti acara di Pura Penyusuhan Puseh Penegil Dharma, Kubutambahan, Buleleng, pada Senin (26/5)..

balitribune.co.id | Singaraja - Timbul tenggelam isu pembangunan Bandar Udara (Bandara) Bali Utara mengharu biru masyarakat Buleleng. Setelah dicoret dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan munculnya statman Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal penolakannya terhadap keberadaan bandara tersebut, kini isu bandara kembali memgemuka setelah PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) menggalang tokoh puri di Bali untuk mengangkat isu tersebut.

Melalui kegiatan acara sakral berupa pementasan Tari Topeng Gajah Mada dan penurunan Pusaka Ki Tunjung Tutur, terselip pesan soal Bandara Bali Utara. Acara yang diselenggarakan di  Pura Penyusuhan Puseh Penegil Dharma, Kubutambahan, Buleleng, pada Senin (26/5) dihadiri  sejumlah penglisir puri atau tokoh Kerajaan di Bali.

Beberapa tokoh Puri tercatat hadir yakni Raja Klungkung Ida Dalem Semara Putra, tokoh Puri Agung Peliatan Ida Cokorda Gde Putra Nindya, tokoh Puri Agung Blahbatuh Anak Agung Ngurah Alit Kakarsana. Ada pula tokoh Puri Anyar Kerambitan Anak Agung Ngurah Bagus Erawan, tokoh Puri Anom Tabanan Anak Agung Ngurah Panji Astika, tokoh Puri Anyar Tabanan Anak Agung Ngurah Agung Juliartawa, serta tokoh Puri Agung Singaraja Anak Agung Ngurah Ugrasena.

Dalam pernyataannya, penglingsir Puri Ageng Blahbatuh Gianyar A.A. Alit Kakarsana yang akrab dipanggil Gung Alit ini mengatakan, kegiatan ritual suci yang diinisiasi oleh Paiketan Puri-Puri se-Bali ini dilakukan dapat dikatakan merupakan momentum peletakan batu pertama secara niskala pembangunan Bandara.

Kegiatan ritual itu adalah diturunkannya (tedun) pusaka raja-raja Bali yakni Ida Topeng Gajah Mada dan Pusaka Ki Tunjung Tutur. Dalam budaya Bali, menurutnya, pusaka raja memiliki makna dan nilai yang sangat sakral. 

Tidak hanya sebagai simbol  kekuasaan dan keberanian, ia juga berarti sebagai sarana untuk memohon restu dan berkah dari para leluhur serta kekuatan spiritual yang diyakini ada dalam pusaka tersebut.

"Saat ada upacara penurunan pusaka raja (tedun), ada harapan yang menyertainya. Memohon Berkah dan Restu Leluhur, Perlindungan Spiritual," ucapnya.

Selain itu, Gung Alit Kakarsana menyebut, apa yang telah dilakukan selama ini adalah untuk mendorong terealisasinya pembangunan bandara di Bali Utara. Terlebih setelah sekian lama tidak terwujud dan menjadi harapan dan impian masyarakat Bali Utara serta Bali pada umumnya.

"Semata-mata kami lakukan demi kesejahteraan masyarakat diseluruh wilayah. Baik Bali Utara, Bali Selatan, Bali Timur, dan juga Bali Barat," ujarnya.

Sementara penglisir Puri Agung Singaraja, A.A Ngurah Ugrasena mengatakan pementasan topeng Gajah Mada dan juga turunya pusaka Ki Tunjung Tutur memiliki kekuatan  dan vibrasi yang sangat kuat. Ia berharap pesan itu sampai ke pemerintah pusat terlebih keberadaan Bandara Bali Utara sudah menjadi sebuah kebutuhan.

"Ini sudah menjadi kebutuhan di Bali. Kami mendukung bandara di laut. Harapan kami pembangunan ini ramah lingkungan," katanya.

Sedangkan Direktur PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko mengaku optimis Bandara Bali Utara akan dibangun di Desa Kubutambahan. Proyek Bandara Bali Utara bukan proyek mendadak. Keberadaannya untuk mengatasi ketimpangan ekonomi antara Bali Utara dan Bali Selatan. Pria yang akrab disapa Iwan ini menampik isu politik karena sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu.

"Kami tetap minta dukungan agar bandara ini segera terwujud. Sehingga dapat menyeimbangkan kesejahteraan antara wilayah Bali Utara dan Bali Selatan," tandas dia.

wartawan
CHA
Category

Macet Makin Parah, Badung Siapkan JLS Rp2,9 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus mengurai kemacetan di kawasan pariwisata.

Pembangunan jaringan jalan baru menjadi salah satu prioritas, terutama di wilayah Badung Selatan dan Badung Utara yang mengalami peningkatan mobilitas kendaraan.

Baca Selengkapnya icon click

Uji Coba First Car Free Day di Kerobokan, Bupati Badung Komitmen Perluas Ruang Terbuka Hijau

balitribune.co.id I Mangupura - Desa Adat Kerobokan secara resmi menggelar uji coba perdana program Badung First Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di sepanjang Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Minggu (30/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Bersiap Tambah Utang, Pinjaman Tahap II PT SMI Dibidik untuk Proyek 2027

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali membuka opsi menambah utang daerah. Pemkab Badung kini menjajaki pinjaman tahap kedua kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur strategis yang ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS, Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.