Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Tutup Tahun Warga Uma Peguyangan Kangin Denut Bersihkan Lingkungan

Bali Tribune / GOTONG ROYONG - Warga Uma Banjar Ambengan Peguyangan Kangin Denpasar Utara melaksanakan bersih-bersih lingkungan

balitribune.co.id | DenpasarMenjelang tutup tahun 2024, warga Gang Uma Banjar Ambengan Peguyangan Kangin, Denpasar Utara (Denut) mengadakan  kerja bhakti bersama. Lingkungan  bersih  menjadi  idaman penghuninya menyadari hal ini mereka melaksanakan gotong-royong membersihkan lingkungan, Sabtu  (28/12).

Gotong royong terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama membersihkan sisa puing betonisasi, sedangkan kelompok kedua membersihkan  kotoran sampah dan rumput liar rimbun dan  tidak sedap dipandang mata.

kegiatan  ini juga bertujuan saling mengenal satu sama lain, apalagi kebanyakan warga yang bermukim di kawasan ini adalah pendatang. 

Dalam konteks sosial, kedekatan atau relasi sosial lingkungan sekitar harus dijaga. Dengan sering bertemu, saling sapa tentunya sangat bagus.

wartawan
HEN

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.