Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Waisak, VBSM Gelar Sebulan Pendalaman Dhamma dan Latihan Atthasila

Bali Tribune/jok. Dari kiri ke kanan: Fernaldi Hanggara, Sanjaya Gunawan, Yuni Cien, The Bun Hoo, dan Handi Cahyadi, foto bersama di halaman depan VBSM, Jumat (12/04/2019).

Bali Tribune.co.id | Denpasar - Menyambut perayaan Trisuci Waisak 2563 BE/2019, Vihara Buddha Sakyamuni (VBSM) yang berlokasi di Jalan Gunung Agung Lingkungan Padang Udayana, Denpasar, bakal menggelar program Sebulan Pendalaman Dhamma (SPD), 19 April - 19 Mei 2019.

“Kami menyebutnya sebulan penuh berkah karena tiap hari umat dapat melakukan berbagai kebajikan. Dengan datang ke vihara, umat dapat mendengarkan Dhamma, berdana, melatih pengendalian diri dengan berpuasa ala Buddhis, dan menciptakan ketenangan batin melalui latihan meditasi,” ujar Wakil Ketua I Dayaka Sabha (Pengurus) VBSM, Sanjaya Gunawan, Jumat (12/04/2019).

Ketika menjelaskan rangkaian kegiatan SPD di VBSM kepada sejumlah awak media, Sanjaya Gunawan, didampingi Yuni Cien (Panitia Mahajata), PMd Dwi Kangge (Koordinator SPD), Yuvan P Gunawan (Ketua Panitia Peringatan Hari Trisuci Waisak), Fernaldi Hanggara (Wakil Ketua 2 Dayaka Sabha VBSM), The Bun Hoo (Ketua Yayasan VBSM), dan Handi Cahyadi (Humas VBSM).

Sudah jadi tradisi bagi VBSM dalam menandai hari jadinya yang ke-27 tahun ini tidak dengan pesta atau perayaan yang terkesan hura-hura. Begitu pula dengan digelarnya kegiatan SPD ke-21 ini dimaksudkan untuk meningkatkan dan memperkuat keyakinan akan ajaran Guru Agung Sang Buddha. Rangkaian kegiatan di VBSM diawali dengan meditasi dan mohon atthangasila.

Pembersihan Rupang Buddha juga sarana puja oleh pengurus vihara dan umat, Selasa (16/4) pagi, pukul 05.00 Wita. Keesokan harinya selama dua hari, Rabu (17/4) dan Kamis (18/4) pukul 19.00 Wita, dilakukan pembacaan paritta pemberkahan atau puja bakti manggala dan meditasi. Pada Jumat (19/4), pukul 17.00 Wita, dilakukan ritual peringatan hari besar (Mahajata) HUT ke-27 VBSM, sekaligus pembukaan SPD ke-21. Saat itu dilakukan abhayadana dan prosesi pradaksina.

Keseluruhan rangkaian SPD akan berakhir jelang peringatan Hari Trisuci Waisak, 19 Mei mendatang. “Jadi ada tiga kegiatan utama yang akan dilaksanakan secara berturut-turut, yakni Mahajata, SPD ke-21, dan peringatan Hari Trisuci Waisak. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan semua umat Buddha, hal ini dimaksudkan sebagai wujud syukur karena keberadaan VBSM kian dirasakan manfaatnya dalam menguatkan keyakinan akan Buddha Dhamma,” jelas Yuni Cien.

PMd Dwi Kangge, menambahkan, total ada 22 pembicara yang didatangkan untuk menyampaikan uraian dhamma tiap malam mulai pukul 19.00 Wita, kecuali Minggu (pukul 08.30 Wita). Sebanyak 18 pembicara adalah bhikkhu dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk empat bhikkhu yang bertugas di Bali, serta empat pembicara lainnya dari praktisi dan umat awam.

“Kami mengundang pembicara sesuai kepakaran dan kompetensi masing-masing dalam menguraikan topik yang ada. Mulai dari ulasan Dhamma hingga topik keseharian yang aktual. Jadi selama sebulan, umat berkesempatan menyimak santapan batin yang beragam,” kata Dwi Kangge, sembari menegaskan, acara SPD terbuka untuk umum bagi siapapun yang tertarik dengan tema yang dibahas.

Pihak panitia penyelenggara juga menghelat seminar “Public Speaking” bersama PMy Dr Toni Yoyo, Sabtu (27/4), dan seminar remaja dengan menghadirkan pembicara Upa Yogi Gunawaro, Minggu (5/5). Acara tradisi pindapata (berdana makan kepada bhikkhu) sepanjang Jalan Gunung Agung menuju VBSM pada Rabu (1/5), dan upacara pelimpahan jasa untuk para leluhur atau pattidana, Minggu (12/5).

Puncak peringatan Trisuci Waisak 2563 BE tahun ini bertemakan “Mencintai Kehidupan Berbudaya Penjaga Persatuan”, Minggu (19/05/2019). “Selain memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Sang Buddha, peringatan Trisuci Waisak juga diisi wisuda upasaka, upasika dan abhayadana atau memberi rasa aman dengan melepas burung,” tutur Yuvan. (*)

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkab Badung Dukung Pembangunan PSEL Denpasar Raya

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai tindak lanjut penetapan Kabupaten Badung sebagai salah satu dari lima (5) daerah prioritas nasional pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap pertama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Nasional Pemantapan Pembangunan PSEL, yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, bertempat di Ruang Rapa

Baca Selengkapnya icon click

Festival Tring! Pegadaian Bali–Nusra: Urusan Emas Jadi Mudah dan Cepat

balitribune.co.id | Denpasar - PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar resmi membuka Festival Tring! di Icon Mall Bali. Acara ini menjadi momentum literasi keuangan sekaligus aktivasi layanan digital melalui Aplikasi Tring!, yang memudahkan masyarakat untuk menabung, mencicil, hingga berinvestasi emas lewat fitur Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Deposito Emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP Sidak Pabrik Semen dan Perumahan yang Serobot Kawasan Tahura Ngurah Rai

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali turun ke lapangan menertibkan pelanggaran tata ruang yang semakin marak. Kali ini, Kamis (23/10), dua titik jadi sorotan: sebuah pabrik semen di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Pemogan, Denpasar, dan kompleks perumahan di Jimbaran, Badung, yang sama-sama berdiri di atas lahan konservasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kiprah Kasatpol PP Bali Dewa Dharmadi Dapat Pengakuan Akademik Universitas Brawijaya

balitribune.co.id | Malang - Kiprah Kasat Pol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi, kian berkibar di tingkat nasional. Setelah dikenal tegas dalam menegakkan aturan, termasuk menertibkan 48 akomodasi wisata ilegal di kawasan Pantai Bingin, Badung, kali ini ia mendapat kehormatan menjadi dosen tamu di Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Baca Selengkapnya icon click

Menakar Sepak Terjang Pansus TRAP DPRD Bali

balitribune.co.id | Di tengah maraknya pelanggaran tata ruang dan penyalahgunaan izin pembangunan di Bali, kehadiran Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menjadi sorotan. Tidak hanya karena langkah-langkah tegas yang mereka ambil, tetapi juga karena keberaniannya mengungkap berbagai praktik yang selama ini cenderung “dibiarkan” atas nama investasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.