Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembrana Masih Kekurangan Ratusan PNS

Bali Tribune/ SELEKSI - Tenaga honorer K2 di Jembrana mengikuti seleksi PPPK.

Bali Tribune, Negara - Kendati Kabupaten Jembrana kini telah mendaptkan 181 CPNS pada rekrutmen CPNS akhir tahun 2018 lalu, namun hingga kini Pemkab Jembrana masih mengalami kekurangan PNS. Bahkan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah dilaksanakan Sabtu (23/2) lalu masih belum bisa memenuhi kekurangan PNS yang didominasi tenaga pendidik dan tenaga administrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber  Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jembrana I Made Budiasa dikonfirmasi mengakui Pemkab Jembrana hingga kini masih kekurangan tenaga PNS tersebut kendati telah dilakukan rekrutmen PNS. Menurutnya kekurangan tersebut yakni pada guru SD, TU sekolah serta tenaga bendara. Penyebab kekurangan tersebut menurutnya jumlah PNS yang direkrut tidak sebanding dengan jumlah PNS yang pension. “tetap kekurangan karena ada PNS yang pensiun. Ada ratusan, paling banyak guru SD dan TU sekolah. Belum lagi ada posisi yang tidak boleh diiisi oleh tenaga kontrak dan harus PNS seperti bendahara” ungkapnya. Ia menyebut, dari 190 formasi yang dibuka saat rekrutmen CPNS beberapa waktu lalu, juga tidak semua terpenuhi. “Formasi dibuk 190 tapi yang lulus 181” ujarnya. Menurutnya, untuk kebutuhan jabatan seperti bendahara itu belum dapat diisi dari CPNS yang direkrut waktu ini. Untuk memenuhi kebutuhan pegawai tersebut, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, pihaknya juga telah melakukan rekrutmen PPK yang seleksinya sudah dilaksanakan pada Sabtu lalu. Peserta seleksi PPPK tahap pertama ini menurutnya adalah pegawai honorer yang masuk data base kategori 2 (K2). Ia menyebut masih ada tersisa sebanyak 8 orang pegawai honorer yang masuk database k2 tersebut. “Tahap pertama untuk guru, tenaga kesehatand an penyuluh pertanian. Yang masuk databased K2 ada 2 orang guru TK, 2 orang guru SMP dan 4 orang penyuluh pertanian yang direkrut dengan MoU antara Kementerian Pertanian dengan Pemkab Jembrana,” sebutnya.   Seluruh tahapan pendfaftaran dan seleksi PPPK tersebut dilakukan secara online. Menurutnya kedelapan orang tenaga honres K2 tersebut sudah semuanya mengikuti  ujian tersebut. Seleksi tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Negara. Bahkan ia mengaku tenaga honorer k2 tersebut memang sudah lama mengabdi namun belum lolos PNS. “Mereka sudah lama mengabdi sebagai tenaga honorer, ketentuan juga tidak ada membatasi yang penting belum memasuki masa pensiun umur 58. Tahun tahun sebelum pensiun boleh ikut,” jelasnya.  Kendati setelah diangkat sebagai PPPK mereka disetaran dengan PNS, namun menurutnya PPPK ini tidak akan mendapat tunjangn pensiun selaykanya pensiunan PNS. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.