Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Juli, Perebutan Kursi Panas Ketua DPD Partai Golkar Tabanan

Bali Tribune / Kader sepuh Partai Golkar Tabanan I Nyoman Weda Utama alias Tatit

balitribune.co.id I Tabanan - Pemilihan Ketua DPD Golkar Kabupaten Tabanan yang akan dilaksanakan akhir bulan Juli 2020 melalui Musyawarah Daerah (Musda) nampaknya akan berjalan seru. Sebab sebagai kader Beringin kawakan, Ni Made Meliani disebut-sebut akan bertarung sengit dengan I Nyoman Wirya.

Sebanyak 16 suara akan diperebutkan kedua calon Ketua DPD Golkar Tabanan tersebut. Suara itu terdiri dari 10 Ketua PK di 10 Kecamatan, AMPG dan KPPG sebagai lembaga sayap partai sebanyak 1 suara, ormas pendiri partai Tri Karya yang terdiri dari Kosgoro 1957, SOKSI dan MKGR sebanyak 1 suara, ormas yang didirikan AMPI, HWK, MDI, dan Satkar Ulama sebanyak 1 suara. Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Tabanan sebanyak 1 suara, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali sebanyak 1 suara dan Ketua DPD Golkar Kabupaten sebanyak 1 suara.

Mengenai hal tersebut, salah satu kader sepuh Partai Golkar Tabanan I Nyoman Weda Utama alias Tatit mengatakan bahwa secara global, kader yang pantas memimpin Golkar Tabanan adalah I Nyoman Wirya. Sebab Wirya sudah berpengalaman dalam menjalankan roda partai dan tentunya sudah malang melintang di dunia politik. "Apalagi kita di internal Partai Golkar itu sekarang boleh dibilang khususnya di Kabupaten Tabanan terpuruk sekali. Maka dari itu saya minta kepada semua kader janganlah kita itu ribut-ribut, jangan lagi gontok-gontokan ingin menjadi pemimpin, dalam artian kita itu bercermin kembali," tegas Tatit, Rabu (10/6).

Ditambahkannya jika bukan berarti kader lainnya tidak layak untuk memimpin Partai Golkar Tabanan, namun sejauh ini menurut dia figur Wirya yang tepat karena kepemimpinannya telah terbukti. "Semua kader Golkar itu baik, cuma dalam hal ini yang dipilih adalah figur yang akan menjalankan partai politik, Golkar itu partai yang sangat besar. Untuk sementara yang paling layak menurut kacamata saya adalah I Nyoman Wirya," imbuhnya.

I Nyoman Wirya yang kini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Bali itu dalam pandangan Tatit, memiliki sikap low profile dan bisa berkomunikasi dengan baik di internal partai maupun eksternal partai. "Cara kerjanya bagus, apalagi komunikasi terhadap kader-kader," pungkasnya. 

wartawan
I Komang Artajingga
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.