Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jumlah Kasus DBD Menurun 67,5 Tahun 2017, Plt. Walikota IGN Jaya Negara Apresiasi Kinerja Jumantik

IGN Jaya Negara
Sembako - Plt. Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyerahkan bantuan sembako pada para jumantik, Kamis (24/5) di Gedung Sewaka Dharma.

BALI TRIBUNE - Jumlah kasus demam bedarah dangue (DBD) mengalami penurunan seginifikan di Kota Denpasar. Penurunan tersebut tidak terlepas dari peran serta semua pihak terutama kerja keras para juru pantau jentik (jumantik). Atas kerja keras para jumantik mendapat apresiasi langsung dari Plt. Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. Apresiasi tersebut disampaikannya usai menyerahkan bantuan sembako pada para jumantik, Kamis (24/5) di Gedung Sewaka Dharma. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras para jumantik sehingga jumlah kasus DBD di Kota Denpasar menurun sangat signifikan. Bahkan peran jumantik ini telah membentuk jumantik mandiri dibeberapa desa/lurah," ujarnya. Lebih lanjut Jaya Negara berharap dengan terbentuknya jumantik mandiri semakin banyak dapat menekan kasus DBD di wilayah Kota Denpasar. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini menambahkan jumlah kasus yang terjadi ditahun 2017 menurun sebanyak 67,5 persen dibandingkan tahun 2016. "Baru ini kami merasa bangga karena sebagaian besar daerah di Kota Denpasar dapat menekan kasusnya," ujarnya. Penurunan ini tidak terlepas dari kerja keras para jumantik termasuk juga mereka mampu membina masyarakat untuk menjadi jumantik mandiri. Saat jumlah jumantik yang ada di Kota Denpasar sebanyak 474 jumantik dan koordinator. Dari jumlah tersebut telah mambu membentuk 48.756 atau 143.745 KK jumantik mandiri yang telah dilatih. Dengan keberadaan jumantik mandiri tersebut masyarakat semakin mengetahui dan  semakin sadar bahaya kasus DBD di Kota Denpasar. Disamping membentuk kader jumantik mandiri di masing-masing desa/lurah Sri Armini mengaku telah membentuk jumantik mandiri di beberapa sekolah dasar. Di tahun 2018 telah terbentuk 4140 kader jumantik mandiri dari 34 sekolah dasar yang ada di Kota Denpasar. Sri Armini menambahkan meski terjadi penurunan kasus DBD, pemerintah Kota Denpasar tetap melaksanakan penyemprotan massal (fogging massal). Karena bulan Nopember dan Desember merupakan bulan musim penghujan, sehingga akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, selokan, tempat-tempat plastik ataupun kaleng bekas, kulit buah-buahan, lobang batu dan lainnya. "Hal itu tentunya menjadi tempat yang sangat potensial bagi nyamuk Aedes Aegypti untuk bersarang dan berkembang biak yang berakibat pada meningkatnya penularan penyakit DBD sehingga sering kali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB)," ucapnya. Untuk mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan di dalam maupun di luar rumah. Salah satu bentuk kegiatan yang paling efektif dan efisien untuk tujuan tersebut adalah PSN. "Kami selalu menyosialisasikan kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan terutama melaksanakan PSN Plus," ujar Sri Armini didampingi Kepala Bidang Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Diskes Denpasar Ida Bagus Gede Eka Putra. Fathurrahman koordinator jumantik Denpasar Utara II mengatakan pihaknya terus berupaya mendidik masyarakat untuk manjadi jumantik mandiri. Sehingga pencegahan terhadap kasus DBD semakin efektif dengan keterlibatan masyarakat secara mandiri.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.