Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

suasana duka
Bali Tribune / DUKA - Suasana duka menyelimuti keluarga I Made Brata, pemagang asal Jembrana yang ditemukan meninggal di Malaysia Sabtu (24/1/2026) tengah malam

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Made Brata merupakan siswa The International School Gianyar yang tengah menempuh program magang internasional selama enam bulan di salah satu hotel di Malaysia. Saat musibah terjadi, korban baru memasuki bulan keempat masa magangnya. Kepergian mendadak Brata mengejutkan keluarga dan pihak sekolah, mengingat ia dikenal sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit serius.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Putu Agus Arimbawa, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh rekan sekamarnya yang berasal dari Lombok.

"Rekan korban baru kembali ke kamar sekitar pukul 00.00 waktu setempat setelah selesai bekerja shift sore. Saat tiba, ia mendapati Made Brata sudah tergeletak kaku dan tidak sadarkan diri," ujar Arimbawa saat mengunjungi rumah duka, Minggu (25/1).

Pihak hotel segera berkoordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit setempat. Kabar duka ini kemudian disampaikan oleh pihak kampus kepada keluarga di Jembrana pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

Penyebab Kematian
Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan bahwa korban diduga kuat meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak. Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi.

"Laporan resmi menyebutkan korban murni mengalami gangguan jantung. Saat ditemukan, kondisi dada korban sudah membiru. Pihak keluarga menyatakan almarhum tidak pernah memiliki riwayat penyakit kronis. Bahkan, dua hari sebelumnya, ia masih sempat melakukan panggilan video dengan keluarga dalam kondisi segar bugar," jelas Sri Sutharmi.

Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan bahwa keberangkatan I Made Brata ke Malaysia bersifat legal dan sesuai prosedur sekolah. Oleh karena itu, seluruh proses pemulangan akan mendapatkan perlindungan asuransi.

"Korban berangkat secara resmi dan tercakup dalam asuransi magang. Seluruh biaya pemulangan jenazah hingga tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan ditanggung penuh oleh asuransi," tambahnya.

Saat ini, Pemkab Jembrana bersama pihak sekolah terus melakukan koordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk pengurusan administrasi. Jenazah akan segera dipulangkan ke kampung halaman setelah seluruh proses birokrasi di Malaysia selesai.

wartawan
PAM
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.