Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kabel Kendor Jerat Petugas BPBD di Simpang Lebih

Bali Tribune/ KABEL - Petugas PLN amankan kabel.



balitribune.co.id | Gianyar - Lantaran kabel kendor melintangi jalan, kembali menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Kali ini korbannya adalah Asep Nuryadi (40), yang tercatat sebagai relawan Rescue BPBD Gianyar. Kecelakaan terjadi  di Simpang Pantai Lebih, Jalan By Pass Ib Mantra. Atas kejadian ini, korban menderita lecet disekujur tubuhnya, dan karena tidak tidak memiliki uang, korban memilih berobat di rumah.

Dari keterangan yang diterima, Minggu (9/1/2022), Jumat malam korban sedang melintas di Jalan Bay Pass IB Mantra ke arah timur. Karena malam hari, korban tidak  Tidak terlihat ada kabel kendor yang melintangi jalan. Tanpa dinyana, kabel itu menjerat wajahnnya dan   tersangkut di helm,. Karena kendaraannya sedang melaju, korban pun terpental. "Saya berkendara kecepatan rendah, tapi tetap saja menserita luka lecet di kaki, tangan, dagu dalainnya. Karena saya terguling di aspal," ungkapnya.

Karena tidak ada patah tulang,  korban pun beranjak denga  tertatih tatih.  Mengingat dirinya yang sedang tidak punnya uang, dia langsung pulang untuk berobat sendiri. "Sampai di rumah saya melaporkan kejadian ini ke Lantor BPBD biar ditindaklanjuti. Saya tak ingin ada korban lagi," ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar Gusti Ngurah Dibya Presasta membenarkan kabel yang kendor melintang mengganggu pengendara lalu lintas. “Saya mendapat laporan dari korban yang kebetulan relawan kami di rescue,” ujar Dibya Presasta.

BPBD sempat melakukan koordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Petugas PLN langsung turun ke lokasi untuk membenahi kabel. Namun petugas PLN yang membenahi kabel mengaku yang melintang bukan kabel PLN. “Belum lama ini, kejadian serupa pernah terjadi di Desa Tulikup. Kabel ini juga tidak ada yang mempertanggungjawabkan," terangnya.

Secara terpisah, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Gianyar, Ketut Suastika, menyatakan petugas sudah mengecek kabel penyebab kecelakaan tersebut. Suastika memastikan itu bukan kabel milik PLN, melainkan kabel milik komunikasi. “Kabel ini jenisnya optic. Jadi kabel untuk komunikasi/internet. Yang jelas bukan PLN. Petugas PLN membantu mengamankan,” lemparnya.

wartawan
ATA
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.