Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kader PDIP Harus Berjiwa Ksatria dan Bergotong Royong

Bali Tribune/ Komang Sanjaya
Balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengajak seluruh kader PDIP untuk berjiwa ksatria atau patriotik dan senantiasa menjaga semangat kebersamaan bersatu dan bergotong royong. Hal itu disampaikan saat pidatonya pada puncak perayaan bulan Bung Karno, Selasa (30/6), di aula DPC PDIP Tabanan. 
 
Pernyataannya tersebut dikaitkannya dengan menjelang perhelatan pilkada Tabanan yang akan berlangsung pada 9 Desember tahun ini. Dimana saat ini kader PDIP sendiri sedang menunggu rekomendasi ketua umum untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung PDIP. Wabup Sanjaya menjelaskan, sikap ksatria atau patriot yang dimaksudkannya adalah menerima keputusan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarno Putri tentang siapapun yang akan direkomendasikannya untuk diusung sebagai bupati dan wakil bupati Tabanan. Tentunya juga sikap ksatria itu juga ditunjukkan dengan siap berjuang untuk memenangkan paslon yang diusung. 
 
Terkait mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong, kandidat kuat calon bupati Tabanan yang diusung PDIP Tabanan ini menegaskan bahwa salah satu roh dari PDIP adalah semangat bersatu dan gotong royong. Ini papa menjadi salah satu warisan prinsip berkehidupan yang diajarkan pendiri bangsa ini Bung Karno. Wabup Sanjaya mengingatkan seluruh kadernya untuk senantiasa kompak dan solid. Sehingga PDIP menjadi semakin kuat dan mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.