Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kadis Kominfo Definitif Diminta Kebut Penyelesaian PR

Bali Tribune / DILANTIK - I Ketut Eko Susila Artha Permana dilantik Senin (13/3) oleh Bupati Tamba sebagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana definitive setelah jabatan ini lowong lebih dari setahun.

balitribune.co.id | Negara - Dalam penyampaian informasi publik, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dalam struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai memiliki peran strategis. Di tengah derasnya arus informasi di era digitalisasi, kini Dinas Kominfo kini dituntut memainkan peranan strategisnya sebagai penyebarluasan informasi daerah kepada masyarakat.

Roda mutasi kini bergulir di tubuh Pemkab Jembrana. Jabatan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana yang lowong lebih dari setahun kini akhirnya terisi pejabat definitif. Jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama setingkat eselon II tersebut kini dijabat oleh I Ketut Eko Susila Artha Permana. Birokrat asal Banjar Badingkayu, Desa Pengeragoan, Pekutatan ini sebelumnya telah menduduki sejumlah jabatan di berbagai OPD. Terakhir ia menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jembrana.

Pejabat yang aktif sebagai pengurus dan memimpin sejumlah organisasi social dan olah raga ini secara resmi dilantik menjadi Kadis Kominfo oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Senin (13/3). Bahkan ia dilantik seorang diri. Kini mantan Camat Pekutatan ini diminta menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang belum tuntas di Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana. Usai melantik, Bupati I Nengah Tamba meminta pejabat yang kini tinggal di Banjar Peken Lelateng ini untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pejabat sebelumnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana yang pertama ini diminta berkordinasi terkait kegiatan yang telah terlaksana maupun yang belum terlaksana. Eko Susila yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Sekretaris Dinas (Sekdis) saat OPD ini masih bernama Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) ini, kini diminta mengkebut penyelesaian tunggakan kegiatan yang ada, "koordinasi dengan pejabat sebelumnya terkait apa yang masih tertinggal dan menjadi PR agar bisa cepat terselesaikan,"ujarnya.

Di era digital, Dinas Kominfo sebagai pengolah informasi dituntut harus mampu memainkan peran strategisnya dalam menyampaikan program-program pemerintah daerah secara baik kepada masyarakat. "Bisa dikatakan Dinas Kominfo ini adalah humasnya (corong informasi) Pemerintah Kabupaten Jembrana. Jadi harus bisa menyampaikan dengan baik program pemerintah. Selain itu keberadaan teknologi yang terus berkembang dan maju juga harus bisa diikuti dan diimplementasikan terutama terkait digitalisasi," ucapnya.

Politisi asal Desa Kaliakah Negara ini mengingatkan agar Eko Susila setelah dilantik, bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh untuk Jembrana. "Tunjukkan secara maksimal kemampuan dan integritas dalam bekerja untuk bersama-sama mewujudkan Jembrana emas 2026," ujarnya. Setelah dilantik sebagai Kadis Kominfo definitive, ASN yang dipercaya sebagai Pelakasana Tugas (Plt) Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana ini juga masih tetap memimpin satuan kerja asalnya sebagai Plt. Kepala Badan Kesbangpol Jembrana.

wartawan
PAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.