Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kadiskes Ajak Masyarakat Tidak Panik, Lawan Virus Corona dengan Jaga Stamina

Bali Tribune / Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, MPPM dan Kepala DISKOMINFOS Provinsi Bali, Gede Pramana, ST, MT.
balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi kasus wabah corona (Covid-19) yang menginfeksi 2 orang warga negara Indonesia di Depok, Jawa Barat, masyarakat Bali diimbau untuk tidak panik. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bali, I Ketut Suarjaya mengimbau masyarakat agar tetap melakukan aktivitas sebagaimana mestinya tanpa ada kekhawatiran berlebihan terhadap pandemi ini. 
 
Pasalnya Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk menangani jika pulau ini dinyatakan terpapar Covid-19. Mulai dari tim medis, rumah sakit rujukan pasien corona telah disiapkan Pemerintah Bali. 
 
Menghadapi virus yang menyerang pernafasan ini, masyarakat diminta untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih. "Rajinlah mencuci tangan dengan air bersih dan gunakan sabun. Jika kondisi sakit, istirahat di rumah, gunakan masker yang benar agar tidak menularkan ke yang sehat. Sedangkan yang sehat tidak perlu menggunakan masker," tegasnya. 
 
Selain itu, guna menjaga stamina tubuh, pihaknya menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi ramuan herbal. "Mengingat, banyak bahan-bahan alami di lingkungan kita yang memang berkhasiat obat seperti jahe merah, temulawak, kunyit yang dari dulu kita yakini. Secara empiris berkhasiat untuk meningkatkan kebugaran kita. Untuk melawan virus Covid-19 kita harus bugar," jelas Suarjaya. 
 
Masyarakat diminta olahraga teratur, istirahat cukup dan jangan stres, konsumsi makanan sehat termasuk minum, minuman yang alami atau herbal. Dia meyakini, minuman herbal dapat meningkatkan kebugaran tubuh. "Saya kira masuk akal, rempah-rempah bisa mencegah itu walaupun secara ilmiah masih dikaji dan diuji tetapi dari pengalaman kita turun temurun memang bermanfaat. Saya sakit tenggorokan memilih pakai sembung. Ternyata sembuh," bebernya.
 
Disamping itu menurut Suarjaya, penggunaan masker bedah cukup efektif mencegah penyebaran virus asalkan dipakai dengan benar. Artinya pada masker bedah terdapat bagian hijau dan putih. Bagian hijau kata dia kedap air, bagian putih menyerap air. "Pemakaiannya adalah bagian putih di dalam, bagian hijau di luar dan harus menutupi hidung dan mulut. Di atasnya ada kawat. Kawat ini harus benar-benar menutupi hidung. Sehingga hidung dan mulut tertutup dan diikat di belakang. Sehingga tidak ada kemungkinan virus itu masuk," paparnya.
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.