balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui berbagai program positif. Salah satunya melalui kegiatan Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Karangasem Tahun 2026, yang digelar Minggu (15/3/2026) di Ballroom MPP Karangasem Ajang ini menjadi wadah bagi remaja untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Ketua Umum Forum GenRe Kabupaten Karangasem Periode 2025–2027, Ni Made Diva Juliantini dalam laporannya menyampaikan bahwa Forum GenRe merupakan wadah bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, serta berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai Generasi Berencana. Melalui forum ini, para remaja diajak untuk saling menguatkan, mengembangkan potensi diri, serta menjadi agen perubahan di kalangan teman sebaya dalam pentingnya merencanakan masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karangasem, Ni Made Laba Dwikarini, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk remaja yang mampu menjadi role model, motivator, serta agen perubahan bagi teman sebaya dalam menyosialisasikan pentingnya keluarga berencana dan perencanaan kehidupan.
Sebanyak 58 peserta dari berbagai SMA/SMK yang merupakan perwakilan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) mengikuti seleksi administrasi sejak 31 Januari 2026, dan rangkaian kegiatan berakhir pada 15 Maret 2026 melalui malam grand final.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dalam arahannya meminta agar seluruh program Forum GenRe dapat dipantau secara berkelanjutan. Ia meminta kepada dinas terkait untuk melaporkan perkembangan program setiap tiga bulan sebagai bentuk evaluasi dan penguatan pembinaan generasi muda.
Menurut Bupati, tema “Yowana Dharma Prakarsha” yang diangkat dalam ajang Duta GenRe tahun ini mengandung makna mendalam bahwa generasi muda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga pelaku utama pembangunan bangsa.
“Forum GenRe menjadi wadah penting dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, tangguh, cerdas, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan positif ini, para remaja dapat menginspirasi teman sebayanya untuk menanamkan nilai-nilai penting seperti perencanaan kehidupan, pencegahan pernikahan dini, serta pemahaman tentang kesehatan reproduksi,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Karangasem yang kaya akan budaya dan tradisi memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas tinggi serta menjunjung nilai-nilai kearifan lokal sebagai Yowana Bali.