Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kagumi Ubud, DHM dan BRE Operasikan Villa Kayangan

Bali Tribune/ BERSAMA - Dari kiri ke kanan, Doni Avianto (GM Villa Savvoya Seminyak Bali), Anak Agung Gde Anom Raharja (Dirut PT BRE), Lusi (owner), Andhy Irawan (CEO PT DHM), dan Alex Santosa.

Bali Tribune, Gianyar - BILA berbicara pusat seni dan budaya di Pulau Bali sekaligus suasana yang nyaman, maka tempat itu adalah Ubud, Kabupaten Gianyar, yang berada sekitar 25 km sebelah utara Kota Denpasar. Meski tak memiliki pantai yang juga menjadi salah satu daya tarik wisata Bali, Ubud menawarkan segudang keindahan alam lainnya, pentas seni budaya, serta hasil kerajinan masyarakat yang eksotis tempat yang pernah menjadi lokasi pembuatan film “Eat, Pray & Love“ ini menawarkan keindahan alam pedesaan bagi siapapun yang ingin menjelajahinya. Setelah sukses mengoperasikan Hotel Dafam Savvoya Seminyak Bali, Villa Savvoya Seminyak Bali, dan Mola Mola Resort, Gili Air, Lombok, PT Dafam Hotel Management (DHM) menambah pengelolaan properti di area Bali, bekerja sama dengan PT Bali Resort Eksotis (BRE) untuk pengelolaan “Villa Kayangan“ Tegallalang, Ubud, yang akan beroperasional pada Mei 2019. Penandatanganan MoU dilakukan pada Sabtu, 23 Februari 2019, lalu oleh Anak Agung Gde Anom Raharja (Dirut PT BRE) dengan Andhy Irawan (CEO PT DHM). Berada pada ketinggian kurang lebih 500 meter dari permukaan laut dengan banyak sungai dan ngarai yang melewatinya, Villa Kayangan menempati lahan seluas 2.700 meter persegi. Berada di kawasan persawahan yang menyejukan dengan konsep villa resort dengan “wooden” dan dikelilingi oleh “rice field” dan teras dengan fasilitas 12 villa, restaurant, sanken bar, main pool, dan private pool dengan kategori kamar, private villa, pool side villa, dan exclusive villa. Keunggulan lain Villa Kayangan adalah hanya 15 menit ke pusat Ubud, Monkey Forest, Museum Antonio Blanco, selain itu 10 menit menuju Tegalalang Rice Teras, 30 menit ke Tirta Empul, Tampaksiring, Pasar Sukawati, dan 1,5 jam menuju Bandara International I gusti Ngurah Rai. Dengan lingkungan yang masih alami, Ubud menjadi inspirasi bagi para seniman, dan denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa dipisahkan dari kesenian, sehingga mudah dijumpai galeri-galeri seni. Didukung dengan pemandangan panorama alamnya yang indah seperti di area persawahan Petulu Gunung tempat habitat pelestarian Bangau Putih. Persawahan Ceking Tegalalang juga menjadi objek wisata yang menarik, bahkan di beberapa tempat kunjungan wisata juga tersedia trek khusus untuk meniti jalan di persawahan maupun berjalan kaki ala trekking, bersepeda santai atau melaju di jalur off-road dengan ATV, sehingga menjadikan Ubud sebagai pilihan wisata di Pulau Bali.  

wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.