Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kaki Patah Setelah Kecelakaan Paserta UNBK Ditandu

Bali Tribune/Siswa SMP Negeri 3 Negara, I Kadek Yoga Ariawan yang mengikuti UNBK menggunakan tandu
balitribune.co.id | Negara - Tingkat kehadiran peserta Ujian Nasional jenjang SMP sederajat di Jembrana dihari pertama Senin (22.4) tercatat 100 persen. Bahkan seluruh sekolah di Jembrana telah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Pelaksanaan UNBK yang tidak dapat dilakukan ditempat lain seperti ujian nasional berbasis pensil dan kertas (UNPKP) mengharuskan seluruh peserta hadir keruang ujian. Bahkan sampai ada salah seorang peserta UNBK yang tengah sakit harus ditandu keruangan agar dapat mengikuti ujian.
 
Kondisi ini dialami salah seorang peserta UNBK di SMP Negeri 3 Negara di Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Jembrana, I Kadek Yoga Ariawan. Siswa yang mengalami patah tulang pada kaki kanannya ini tetap mengikuti UNBK di sekolahnya walaupun untuk sampai ketempat duduknya harus ditandu. Kepala SMP Negeri 3 Negara, Gusti Komang Arnawa dikonfirmasi Senin kemarin mengatakan siswa kelas IX I ini memang kondisinya belum bisa berjalan lantaran mengalami patah tulang paha setelah sempat mengalami kecelakaan, “dia patah tulang paha, karena menabrak anjing lewat saat bawa motor” ujarnya. Siswa asal Perumnas Kelurahan Baler-Bale Agung ini itu diantar orangtuanya menggunakan kendaraan pick up.
 
Untuk masuk keruangan ujian, siswa yang menurutnya berbakat dibidang olah raga ini harus ditandu. Begitupula saat mengikuti  ujian, ia dipersilahkan tetap memakai tandu, sehingga tetap bisa meluruskan kakinya yang patah tersebut. “Dia dapat sesi ketiga, sehingga jam 13.00 Wita sudah ada disekolah” ungkapany. Siswanya ini mengalami kecelakaan sebelum Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) bulan Maret lalu. Saat USBN menurutnya pengawas ujian yang mebawakan soal dan lembar jawaban kerumahnya, “dulu USBN mengerjakannya dirumah karena soalnya dibawakan, tapi UNBK tidak dapat diikuti ditempat lain dan harus sesuai dengan nomor tempat duduk dan diruangan yang ditentukan” jelasnya.
 
Pihaknya pun menyesalkan musibah yang dialami oleh siswanya itu, “kami diawal sebelum ujian sudah panggil para orang tua siswa kelas IX. Sudah kami imbau untuk lebih mengawasi anak-anaknya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kan kasian sudah tiga tahun sekolah, sampai ada yang tidak lulus karena tidak bisa mengikuti ujian” paparnya. Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Nyoman Wenten mengatakan  dari 4.827 orang peserta UNBK, tidak satupun ada yang sampai absen pada ujian hari pertama Senin kemarin, . “Kehadiran 100 persen. Cuman ada satu peserta yang patah kaki, tetapi masih bisa mengikuti UNBK” ujarnya.
 
Bahkan ia pun mengaku sempat menemui siswa ini, “Tadi saya juga sempat bantu ngangkat sampai ke dalam ruangan ujian. fisik masih bagus, cuman sakit pada kakinya,” ungkapnya.  Menurutnya, pelaksanaan UNBK, memang tidak bisa dilakukan jemput bola seperti UNKP sehingga siswa itu diharuskan tetap mengikuti UNBK di sekolahnya. “Walaupun sakit, tidak ada perlakukan khusus. Cuman, ya kami tetap bantu mengantar sampai ruangan, dan kami berikan tetap memakai tandu,” ucapnya. Ia pun mengatakan pada UNBK hari pertama di Jembrana tidak terjadi persoalan maupun kendala teknis, Kalau hal-hal yang bersifat teknis, seperti server, listrik dan jaringan internet, semua lancar” tandasnya. pam
 
 
 
 
 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Polsek Nusa Penida Ungkap Dugaan Penggelapan di Kantor JNT Batununggul

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan yang terjadi di Kantor JNT Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu malam, 11 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 Wita setelah sebelumnya pihak kepolisian menerima laporan dari pihak perusahaan.

Baca Selengkapnya icon click

Penarikan Retribusi Dihentikan, Sampah Pasar Wajib Dibawa Pulang

balitribune.co.id I Denpasar - Rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 28 Maret 2026 mendatang berdampak signifikan terhadap pola pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional Kota Denpasar. Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar bahkan mengambil kebijakan dengan meminta pedagang membawa pulang sampah hasil aktivitas berdagang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Hari Raya, Alit Sucipta Monitoring Sentra Produksi Pangan di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta memimpin langsung pemantauan (monitoring) ke sejumlah sentra produksi dan pengolahan pangan utama serta strategis di Kabupaten Badung, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan menjelang Hari Raya Suci Nyepi dan Idul Fitri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Nyepi, Ribuan Krama Badung Melasti di Pantai Munggu

balitribune.co.id I Mangupura - Ribuan umat Hindu di Kabupaten Badung memadati Pantai Munggu, Kecamatan Mengwi, untuk melaksanakan prosesi Melasti, Senin (16/3/2026). Prosesi melasti merupakan upacara penyucian pratima dan sarana upacara menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.