Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kala Sang Saka Tiba

Bali Tribune / Masuki M. Astro

balitribune.co.id | Menjelang akhir dari masa jabatannya, Presiden Joko Widodo kembali menggurat sejarah. Kali ini, sejarah tersebut mengisahkan pelaksanaan kirab duplikat bendera Sang Saka Merah Putih dan salinan naskah proklamasi.

Pada 10 Agustus 2024, duplikat Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya meninggalkan singgasana yang berlokasi di jantung Indonesia guna dikibarkan di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Sebuah kawasan yang dibidik menjadi jantung baru tanah air.

Peristiwa ini menjadi penanda bahwasanya Presiden Jokowi menepati janji dan mewujudkan ambisi untuk menggelar pesta kenegaraan di Ibu Kota Nusantara. Dengan tujuan yang tak lain dan tak bukan adalah untuk merayakan kemerdekaan Indonesia

Kehadiran duplikat Sang Saka di IKN seolah menyuntikkan keyakinan baru untuk mendorong akselerasi pembangunan, memompa darah perjuangan, serta mengalirkan semangat teruntuk denyut nadi yang masih terbilang lemah.

Semangat itu tergambar dari bendera dwiwarna merah-putih berukuran mungil yang dikibarkan oleh generasi-generasi penerus bangsa kala menyambut kedatangan iring-iringan kirab duplikat bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih dan salinan naskah proklamasi di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN).

Lebih dari satu jam mereka lalui di bawah cuaca tak menentu kala menanti kedatangan Sang Saka. Terik matahari tak melapukkan semangat mereka untuk menyambut kendaraan taktis (rantis) “Maung”, kendaraan yang mengantar Sang Saka menuju IKN.

Rintik hujan pun tak melunturkan keceriaan yang terpancar dari paras mereka.

Penantian mereka berakhir ketika sirine patwal berkumandang dengan nyaring dari pangkal jalan. Lekas, sorak-sorai khas siswa-siswi SD meramaikan kawasan tersebut.

Tepat pada pukul 15.28 WITA, Maung bersama iring-iringannya dengan gagah menggilas aspal panas Istana Negara IKN.

Duplikat bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih dan salinan naskah proklamasi yang berada di pangkuan Purna-Paskibraka, Kachina Ozora dan Keyla Azzahra Purnama, pun tiba di tempat penyimpanan khususnya.

Simbol Sinergi

Heru Budi Hartono, dalam kapasitasnya sebagai Kepala Sekretariat Presiden, menjelaskan bahwasanya kirab dari Monas, DKI Jakarta, menuju Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, merupakan simbol kebersamaan dan sinergi antara DKI Jakarta dan Ibu Kota Nusantara.

Ia pun mengerahkan dan mengajak beragam elemen masyarakat untuk turut terlibat dalam kirab, termasuk pelajar, organisasi kepemudaan, dan komunitas lokal.

Buah dari upayanya adalah kehadiran 180 Abang-None Jakarta, 122 Purna-Paskibraka DKI Jakarta, serta siswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), politeknik, dan pamong praja.

Selain itu, nuansa budaya yang bersumber dari kesenian dan kearifan lokal turut memeriahkan kirab bendera pusaka dan teks proklamasi dari Jakarta menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Rombongan Sang Saka juga tak hanya disambut oleh para pelajar di IKN. Ketika melesat dari Monas menuju Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, juga terdapat siswa-siswi SD yang menyambut dengan tak kalah riangnya.

Sejumlah titik yang dilalui dalam perjalanannya menuju Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma adalah Jalan Merdeka Barat, Jalan Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Gatot Subroto.

Pelaksanaan kirab tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen Indonesia untuk terus berkembang sembari menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa.

Melengkapi pernyataan Heru Budi, Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina menilai pelaksanaan kirab tersebut tidaklah sekadar acara simbolis.

Ia berpandangan bahwa pelaksanaan kirab tersebut merupakan wujud penghormatan dan pengingat akan makna penting dari Sang Saka selaku bendera negara. Bendera yang telah menjadi lambang perjuangan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Pelaksanaan kirab juga bertujuan untuk mengingatkan segenap komponen bangsa akan sejarah bangsa, bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dan diperjuangkan dengan segenap jiwa raga.

Sinkronisasi Aturan

Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI) Asep Kambali melihat perlunya ada sinkronisasi aturan terkait kirab bendera Sang Saka Merah Putih dan salinan naskah proklamasi yang dibawa dari Jakarta menuju IKN.

Ia mengingatkan ihwal pesan proklamator sekaligus Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno agar simbol-simbol negara disimpan di Monumen Nasional (Monas).

Asep lantas merujuk pada bendera pusaka yang asli, berikut dengan teks asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, lambang negara Indonesia (Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika), dan peta kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diabadikan di Monas.

Berlandaskan hal tersebut, adalah penting untuk memastikan apakah ke depannya duplikat dari Sang Saka bersama teks proklamasi akan menempati singgasana baru mereka di Istana Negara IKN, atau akan diiringi kembali untuk bertolak menuju Jakarta dan disimpan di Monas.

Oleh karenanya, merupakan hal yang esensial untuk menghadirkan sinkronisasi, baik dalam hal penyimpanan simbol-simbol kenegaraan, serta prosesi kirab yang diselenggarakan setiap tahun menjelang hari kemerdekaan.

Adapun aspek yang dapat menjadi pertimbangan dalam melakukan sinkronisasi, yakni mengorkestrasi bagaimana simbol-simbol negara bisa mengaitkan keberlanjutan dari masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

Lebih lanjut, adalah bagaimana pemerintah dapat menjaga daya magis dari Sang Saka Merah Putih bersama simbol negara lainnya. Perihal kesakralan, kata dia, ditentukan oleh bagaimana pemerintah memperlakukan simbol-simbol negara.

Asep pun turut mengakui bahwa selayaknya proses kirab, pemindahan Sang Saka dari Jakarta menuju IKN merupakan momen terciptanya tradisi baru, bukan hanya sejarah baru.

Meskipun demikian, Asep melambungkan harapannya agar simbol negara, dalam hal ini duplikat bendera pusaka dan salinan teks proklamasi, dapat dibawa kembali ke Monas, alias tidak disimpan selamanya di Istana Negara IKN.

Sebab, kehadiran simbol-simbol kemerdekaan tersebut juga menjadi pengingat bahwasanya Jakarta merupakan tonggak sejarah Indonesia.

Jangan sampai melupakan Jakarta, tempat proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan.

wartawan
Masuki M. Astro
Category

Astra Motor Resmikan Safety Riding Center Jateng, Perkuat Budaya Berkendara Aman

balitribune.co.id | Semarang – Astra Motor selaku Main Dealer sepeda motor Honda dan bagian PT Astra International Tbk secara resmi membuka Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang pada Rabu (15/7/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi wujud komitmen Astra Motor dalam memperkuat perannya mewujudkan budaya keselamatan berkendara di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Budaya Aman di Jalan, 53 Duta Keselamatan Berkendara Ikuti Safety Riding Camp 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Guru, siswa hingga mahasiswa dari berbagai wilayah di Tanah Air mengikuti Safety Riding Camp 2026 yang diselenggarakan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM). Mereka menguji pengetahuan dan keterampilan berkendaranya sekaligus berkompetisi membuktikan siapa yang terbaik dalam mengampanyekan keselamatan berkendara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Capaian CKG Baru 23,11 Persen, Dinkes Tabanan Luncurkan Inovasi SAPA CKG Ngayah Ring Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabanan mencatat realisasi kumulatif Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah tersebut baru mencapai 23,11 persen hingga 12 Juli 2026. Angka tersebut setara dengan 110.353 orang dari total sasaran masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Teken Nota Kesepakatan Perkuat Pembimbingan Klien Pemasyarakatan di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Guna mengoptimalkan bimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Rabu (15/7/2026) memimpin penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja antara Pemerintah Kabupaten Karangasem dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkedok SBKKN, OJK Bali Tegaskan Ajakan "Bebas Utang" Adalah Penipuan

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait maraknya penawaran dari oknum atau lembaga yang menjanjikan pelunasan kredit serta mengajak debitur untuk tidak membayar utang ke bank, perusahaan pembiayaan, maupun lembaga jasa keuangan lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Khitan Massal Gratis Program TJSL Pegadaian Kanwil VII Diikuti 145 Anak di Kota Bima

balitribune.co.id | Bima - PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan di Kantor Pegadaian Cabang Bima. Antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga jumlah peserta meningkat dari target awal 120 anak menjadi 145 anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.