Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kantor Lurah Masih Tutup saat Disidak

SIDAK
SIDAK - Bupati yang gerah saat sidak Kantor Lurah Sangkaragung meminta Inspektorat turun mengawasi aparatur di kelurahan.

BALI TRIBUNE - Kinerja dan disiplin aparatur di tingkat desa/kelurahan kembali menjadi sorotan. Bahkan persoalan ini menjadi temuan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha saat melakukan sidak ke kantor-kantor desa dan kelurahan. Seperti yang terjadi di Kantor Lurah Sangkaragung, Jembrana, Senin 

Bupati Artha yang datang secara mendadak pagi hari bersama sejumlah pejabat pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana ke kantor lurah di wilayah sentra tenun songket tersebut  merasa kecewa dan gerah dengan kinerja jajaran pelayan masyarakat ditingkat bawah itu. Bupati Artha yang datang pada saat jam masuk kantor justru dibuat kecewa lantaran tidak satupun petugas aparatur kelurahan yang ditemui dikantor saat jam kerja. Bahkan ia merasa geram setelah menjumpai seorang lansia yang telah satu jam menunggu petugas untuk bisa mengambil beras sejatra (rastra) yang akan dimasaknya hari itu.

Bupati Artha yang membuka pintu kantor lurah itu  langsung mengambilkan kursi kakek yang ditemuinya duduk di bawah itu. Ia bersama pejabat yang mendapinginya sempat mengobrol cukup lama dengan kakek yang membawa sepeda ontel itu hingga lurah dan beberapa orang pegawai kelurahan tiba setelah dihubungi oleh salah satu staf Pemkab Jembrana.

"Kok begini kantor kelurahan, masa sampai siang tidak ada pegawai datang. Kasihan kakek tua menunggu petugas hanya untuk mengambil raskin. Mana duduk di bawah dan bawa sepeda gayung. Berasnya mau di masak sekarang lho," kata Artha kepada Petugas Kelurahan setempat.

Atas temuannya tersebut, politisi asal Melaya itu memerintahkan Inspektur Kabupaten Jembrana, Ni Wayan Koriani yang juga ikut mendapinginya untuk menindaklanjuti persolan kinerja pelayan publik tersebut. Selain memberikan tidakan tegas, pihaknya meminta agar inspektorat turun untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja aparatur pemerintahan. "Disiplin pegawai harus ditingkatkan. Bagaimana bisa disebut pelayan jika seperti ini. Inspektorat agar memberi sanksi jika ada pegawai seperti ini," tandasnya.

Bupati Artha menyatakan bagaimana masyarakat akan bisa menghargai pemerintah jika kinerja aparatur pemerintah sebagai pelayan publik tidak memberikan pelayanan yang baik. "Melayani orang miskin itu pahalanya luar biasa," ungkapnya.

Bahkan kepada aparatur kelurahan pihaknya menegasakan dan meminta bagi KK miskin yang seharusnya mendapat haknya agar jangan dipersulit. "Lurah harusnya memotivasi bawahan dan pegawai kontrak agar memberikan pelayanan terbaik. Jangan sampai karena sikap mereka citra pemkab tidak baik dari segi pelayanan," tegas Bupati Artha.

Sementara itu, Lurah Sangkaragung, I Nyoman Gede Suardana yang enggan berkomentar banyak justru mengaku pihaknya sejak pagi sebenarnya sudah datang kantor lurah. Namun ia berdalih ketika ada sidak Bupati ke kantor lurah pihaknya memang sedang ada tugas luar untuk persiapan memperingati HUT RI.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.