Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karangasem Bikin Kejutan di Cabor Panjat Tebing

Atlet
PENGALUNGAN – Atlet panjat tebing Karangasem saat berhasil mempersembahkan medali emas bagi kontingennya, Minggu (10/9).

BALI TRIBUNE - Karangasem secara mengejutkan berhasil merebut 2 medali emas dari cabor panjat tebing sekaligus memimpin perolehan medali di cabor ini. Dalam hajatan Porprov Bali XIII/2017, yang dihelat di areal panjat tebing Sport Center Kebo Iwa Gianyar, di hari kedua Minggu (10/9) tim panjat tebing Karangasem menambah 1 medali emas dan 1 keping perak.

Dengan tambahan 1 emas 1 perak itu, tim panjat tebing Karangasem berhasil mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara posisi kedua ditempati tuan rumah Gianyar dengan raihan 2 emas, 1 perak, posisi ketiga ditempati Jembrana dengan 1 perak dan 1 perunggu.  Tambahan 1 medali emas di hari kedua, kemarin, dipersembahkan di nomor world record beregu putri oleh Ni Komang Julintari, Ni Kadek Meriasih, dan Ayu Catur Wati. Sedangkan tambahan medali perak di world record beregu putra atas nama I Made Wisnuyasa, Aditya Febriansya, dan I Wayan Putu Yasa.Sementara itu medali perak di world record beregu putri diraih AA Nia Listiari, Sri Audtya Sari, dan Ni Ketut Sumarni (Denpasar), dan medali perunggu disabet tim Jembrana lewat pemanjat Ni Made Yanti Priandani, Kadek Sely Pratiwi, dan Ni Ayu Herlina Santika Putri. Sedangkan peraih medali emas di world record beregu putra, Ahmad Nurudin, Erico, dan Muwardi (Gianyar), medali perunggu didapatkan Klungkung lewat I Komang Purnata, Ngakan Putu Wisnuarta, dan Ngakan Made Widiarta. Pelatih panjat tebing Porprov Karangasem, I Gusti Agus Suryawibawa mengakui ada kejutan di bagian sektor putri, dan putra. Pada awalnya tanpa prediksi emas, namun akhirnya bisa berjalan dan meraih medali emas. Ke depannya,  soal sisa 17 medali diperebutkan kata dia, tetap ingin meraih medali sekaligus menambah pundi-pundi medali emas Karangasem. Meskipun dari sisi persaingan kian merata."Target awal 1 keping medali emas, sekarang sudah dapat 2 medali emas. Itu perlu disyukuri. Dan, berikutnya di nomor yang menjadi andalan yakni nomor lead, dan world record campuran mudah-mudahan kembali bisa menunjukkan prestasi terbaiknya dengan kembali menambah medali emas. Dan, setiap kesempatan yang ada akan kami manfaatkan dengan baik," kata I Gusti Agus Suryawibawa. Sementara itu Ketua Umum KONI Karangasem Gede Suadi mengapresiasi raihan medali di cabor panjat tebing. Kejutan yang muncul itu merupkan motivasi atlet untuk memberikan yang terbaik kepada daerahnya. Sebab, di Gianyar mereka membela nama daerahnya dari segala-galanya."Motivasi berlipat memang kami miliki, dan selalu kami support saat bertanding. Saya harap jangan puas dan rebut kembali emas di nomor lainnya," harap Suadi.

Pria asal Tianyar Timur Karangasem itu menambahkan, untuk sementara tim panjat tebing Karangasem memang memimpin. Jadi, jangan sampai lengah dan hilang fokus. "Tetap fokus dan berbuatlah yang terbaik untuk Karangasem," imbuhnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.