Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karangasem Dikepung Bencana, Wabup Artha Dipa Turun Tinjau Lokasi dan Beri Bantuan

Bali Tribune/ TINJAU - Wabup I Wayan Artha Dipa meninjau lokasi bencana di Kecamatan Selat, Karangasem.

balitribune.co.id | Amlapura  - Hujan Deras yang melanda Karangasem dalam semalam, Rabu (16/6/2021) lalu, menimbulkan bencana di beberapa wilayah. Hal ini menggugah hati Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, untuk turun langsung meninjau beberapa titik bencana. Dikatakan ada 33 titik tempat terjadinya bencana di Kabupaten Karangasem, namun kali ini Wabup Artha Dipa baru bisa mengunjungi dua titik tempat terjadinya bencana longsor.
 
Dengan didampingi Camat Selat, Sekretaris BPBD Karangasem, Putu Eka Tirtana, Kepala Daesa Duda Timur, Gede Pawana, Wabup Artha Dipa turun ke lokasi pertama di Kecamatan Selat, Jumat (19/6). Wabup Artha Dipa langsung menyerahkan bantuan berupa sembako, terpal dan matras yang bersumber dari BPBD Karangasem kepada salah satu penduduk sekitar, bernama I Nyoman Rapet asal Duda Timur. Menurut pengakuan korban, rumahnya ambruk tertimpa longsoran bukit akibat hujan lebat pada Rabu (16/6) lalu.
 
Wabup bersama rombongan melanjutkan perjalanan meninjau lokasi longsor sekaligus memberikan bantuan ke Kecamatan Sidemen. Di Kecamatan Sidemen, dua dua orang warga yang rumahnya tertimpa timbunan longsor diantaranya, I Putu Suarna, asal Banjar Dinas Kebung Kauh, Desa Telaga Tawang, Sidemen. Satunya lagi, I Wayan Pageh, asal Banjar Dinas Kebung Kauh, Desa Telaga Tawang, Sidemen. Wabup Artha Dipa meminta pihak BPBD melakukan penanganan serius terhadap bencana yang terjadi. “Jangan setengah-setengah, pokoknya tidak ada kata tidak tuntas. Jangan menunggu arahan, jika ada laporan korban, langsung tangani, benahi kerusakan yang ada,” tegas Artha Dipa.
 
Sekretaris BPBD Karangasem Eka Tirtana menyebutkan, BPBD Karangasem mencatat sebanyak 33 laporan kejadian dampak hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Karangasem yang terjadi pada Rabu malam hingga Kamis pagi (17/6/2021). Selain longsor, laporan banjir juga juga tercatat terjadi di 7 titik dari tiga wilayah tersebut. Sebanyak 6 titik kejadian pohon tumbang dan 4 titik laporan kerusakan bangunan hingga senderan.
 
Dari seluruh laporan tersebut, paling banyak dilaporkan yaitu kejadian tanah longsor sebanyak 16 titik, dimana 9 titik laporan longsor diantaranya berasal dari wilayah Kecamatan Sidemen. Sedangkan sisanya di wilayah Kecamatan Selat, Manggis dan Kecamatan Abang. "Dari jumlah laporan yang masuk, beberapa sudah bisa ditangani anggota dan warga, beberapa titik masih kordinasi alat berat untuk segera ditangani," tandasnya. 
wartawan
AGS
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.