Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karangasem Dilanda Kekeringan

Bali Tribune/ MENGERING – Embung atau cubang yang terdapat di sejumlah wilayah di Karangasem tampak mengering, warga pun kesulitan air bersih.
balitribune.co.id | Amlapura - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Karangasem dilanda kekeringan dan warganya kesulitan mendapatkan air bersih, menyusul tibanya musim kemarau.
 
Selain karena musim kemarau, kesulitan warga mendapat air bersih juga lantaran cubang-cubang penampung air hujan milik mereka mengering, seperti yang dialami warga di Kecamatan Kubu, Selat, dan Kecamatan Karangasem. Pun demikian, cadangan air di sejumlah embung juga mulai mengering.
 
Desa yang mengalami kesulitan air bersih di antaranya, Desa Seraya Tengah dan Seraya Timur bagian atas, Kecamatan Karangasem, Desa Sebudi Kecamatan Selat, dan Desa Batu Ringgit, Desa Tulamben bagian lereng Gunung Agung, Desa Sukadana, dan sejumlah desa lain di Kecamatan Kubu.
 
Terkait hal ini, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, kepada wartawan Selasa (9/7) menegaskan jika pemerintah daerah telah melakukan droping air bersih ke daerah-daerah sasaran tersebut.
 
Droping air bersih tersebut disalurkan setelah pihak BPBD Karangasem menerima surat permintaan dari masing-masing perbekel atau kepala kewilayahan setempat.
 
“Sebelum kita lakukan droping air bersih ke daerah sasaran, kita lakukan kajian dulu untuk memastikan benar atau tidak daerah tersebut membutuhkan air bersih, dan dimana nantinya air bersih tersebut kita droping, apakah di cubang umum milik desa atau di cubang milik salah satu warga,” tegas Arimbawa.
 
Memang, kata dia, di beberapa lokasi, air bersih terpaksa didroping di salah satu cubang milik warga karena di lokasi tersebut tidak ada penampungan air milik umum. Namun demikian, lanjutnya, semua warga yang membutuhkan air bersih untuk keperluan memasak dan minum bisa mengambil di cubang milik salah satu warga. Untuk saat ini daerah paling banyak membutuhkan bantuan air bersih berada di Kecamatan Kubu dan Karangasem.
 
“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PDAM Karangasem, dan mereka juga telah mengerahkan mobil tangki air bersih ke daerah sasaran,” tandasnya.
 
Untuk warga yang mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau, pihaknya mempersilakan perbekel atau kepala wilayah bersangkutan mengajukan surat permohonan ke BPBD, Dinas Sosial ataupun ke PDAM.
wartawan
Redaksi
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.