Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karangasem Krisis Air Bersih

Bali Tribune / ANTRE - Nampak ratusan warga di Lingkungan Jeruk Manis Karangasem antre untuk mendapatkan air bersih dari mobil tangki

balitribune.co.id | AmlapuraWarga di Kabupaten Karangasem alami krisi aiir bersih. Pasalnya sejak beberapa bulan terakhir ini aliran Air PDAM di sejumlah daerah di Kabupaten Karangasem tidak mengalir, sementara di beberapa daerah lainnya aliran airnya digilir. Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh warga, utamanya warga di wilayah Kecamatan Kubu yang dikenal sebagai daerah paling tandus di Kabupaten Karangasem.

Di Kecamatan Kubu dan Abang, air PDAM bahkan sudah tidak mengalir sejak tiga bulan lalu, sementara sejumlah desa di wilayah Kecamatan Karangasem, utamanya di wilayah Kota Amlapura, aliran airnya digilir.

Matinya air PDAM ini justru terjadi saat musim kemarau dan kekeringan saat ini, jelas oleh sebagian warga kondisi ini sangat menyulitkan mereka, lantaran sumber-sumber air bersih yang ada sudah meengecil dan bahkan ada yang mengering. Meski aliran air PDAM mati atau kadang hidup kadang mati, namun warga juga harus tetap membayar tagihan air PDAM yang tarifnya naik hingga 80 persen.

Antrean air bersih saat ini terjadi di banyak desa di Karangasem dan menjadi pemandangan yang memprihatinkan. Salah satunya terlihat di Lingkungan Jeruk Manis, Kelurahan Karangasem,  dimana warga harus antre dan menunggu kedatangan mobil tangki air PDAM hingga berjam-jam. Begitu mobil tangki tersebut datang, ratusan warga yang sudah antre lama tersebut langsung berebut untuk mendapatkan air bersih, karena khawatir air tangki akan habis sebelum mereka mendapatkannya.

“Kalau di kampung kami ini sudah terjadi sejak dua hari lalu, namun yang terparah ya saat ini karena air PDAM mati. Yang terdampak krisis air bersih di kampung kami ini hampir 180 Kepala Keluarga,” ungkap Ali Sadikin, warga setempat yang ditemui Bali Tribune di tempat antre air bersih. Sementara menurut informasi yang diterima warga dari petugas PDAM, matinya air tersebut terjadi akoibat kerusakan pada jaringan pipa.

Sementara itu, Direktur PDAM Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwatha ketika dikonfirmasi via panggilan telepon, Rabu (30/10) menjelaskan, kerusakan jaringan pipa milik UPT Telaga Waja dan BWS telah membuat aliran air ke pelanggan yang ada di Perumnas Paye, Subagan dan beberapa wilayah di Kota Amlapura termasuk di Jalan Nenas, terganggu. “Kami juga merasa dirugikan, karena kami kan membeli air baku dari UPT Telaga Waja. Karena keebutuhan air di Karangasem sendiri kan hampir 3500 Meter Kubik perhari,” ujar Komang Haryadi.

Untuk gangguan air bersih di Jeruk Manis, Banjar Susuan Atas dan Banjar Dinas Pangi, pihaknya sudah melakukan penyisiran jaringan pipa air PDAM guna mengetahui titik sebelah mana yang terputus atau terganggu. “Itu kan dari sumber Blegondang, dan kami kemarin sudah menyusuri apa sih yang menjadi permasalahannya. Jadi untuk sementara kami sudah lakukan droping air tangki ke sana untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga,” ucapnya, sembari menegaskan pihaknya saat ini tengah melakukan penyusuran, karena untuk jaringan pipa memang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sementara untuk masalah air PDAM yang mati di Kecamatan Kubu, hari ini pihaknya mengaku akan menuju ke Reservoar di Desa Juntal. “Karena keemarin kami berusaha memompakan air ke Juntal dan sudah berhasil. Cuman baknya disitu masih terisi, karena di Kubu kan khusus Telaga Waja, karena mungkin sekarang akan terganggu sambil menunggu jawaban dari pihak BWS dan UPTD PAM Bali,” ujarnya. Hanya saja ditegaskannya, untuk pelayanan yang melalui pompa sejauh ini masih bagus.

wartawan
AGS
Category

BI Akan Memperkuat Pengawasan Money Changer Ilegal Melalui Perarem Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah kasus penipuan penukaran uang yang belakangan viral, termasuk di kawasan Sanur, Denpasar bukan dilakukan oleh money changer atau jasa jual beli mata uang asing (valuta asing) berizin, melainkan oleh pelaku usaha ilegal. Modus yang digunakan salah satunya menghitung uang di depan konsumen, kemudian saat uang diletakkan kembali, sebagian uang diambil sebelum diserahkan kepada pelanggan.

Baca Selengkapnya icon click

Dipicu Masalah Sepele, Pria Mabuk di Bedulu Todongkan Pisau ke Tetangga

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam kondisi mabuk,  orang kadang cepat emosi dan kerap jadi pemicu kejadian. Kondisi ini juga terjadi ketika seorang penghuni kos di Banjar Margasangkala, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar diancam tetangganya dengan pisau. Pemicunya pun hanya lantaran memindahkan jemuran yang menghalangi jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piyasan Pura Puseh Abianbase Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana riuh gegerkan warga di Lingkungan Abianbase Kaja Kauh, Jalan Berata, Gianyar, Selasa (20/1) siang. Menyusul kepulan asap tebal dari Pura Puseh setempat. Hingga warga mendatangi pura sebuah bangunan piasan didapati sudah diselimuti api.

Baca Selengkapnya icon click

Konsisten Edukasi Internal, Karyawan Astra Motor Singaraja Dibekali #Cari_Aman

balitribune.co.id | Singaraja - Tidak hanya berfokus pada edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat luas, Astra Motor juga secara konsisten memberikan pemahaman safety riding kepada karyawan. Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun budaya berkendara yang aman, dimulai dari lingkungan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Turun Langsung Tangani Dampak Bencana Alam di Pujungan, Pupuan

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan perhatian serius kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Tabanan dalam beberapa waktu terakhir. Bupati Tabanan, melalui Wakil Bupati I Made Dirga, turun langsung mengunjungi warga terdampak di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Selasa, (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Perlindungan Konsumen Lewat Aturan Gugatan Institusional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kian menegaskan perannya sebagai pelindung konsumen sektor jasa keuangan. Terbaru, OJK resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Gugatan oleh OJK untuk Pelindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, sebagai instrumen hukum untuk memulihkan kerugian konsumen sekaligus menegakkan keadilan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.