Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karma Yoga Menapak Hari Kemenangan Dharma

Bali Tribune / Ida Rsi Putra Daksa Yaksa Manuaba

balitribune.co.id | Semoga selalu dimudahkan, biarlah setiap perjalanan adalah misteri. Perjalanan hidup setiap orang berbeda dan rahasia, alam membuatnya berjuang. Setiap orang harus mengembangkan semangat berkorban (tyaga). Kita melayani yang lainnya dengan tubuhmu dengan tulus. Kita harus menghargai gagasan yang baik dan mulia di dalam pikiranmu. Menggunakan kekayaanmu untuk mendukung pendidikan dan institusi yang lainnya untuk membantu manusia.

Berikan makanan pada mereka yang kelaparan, ini adalah cara untuk menuntun pada hidup yang penuh makna dan luhur. Hidup sudah diberikan kepadamu adalah bukan untuk menjadi kaya bagi dirimu sendiri. Tubuh adalah sarana yang mendasar untuk menjalankan kebajikan (Dharma). Dedikasikan seluruh waktumu untuk melayani dan menjalankan kewajibanmu dengan baik.

Tuhan sendiri yang dapat merubah usaha spiritualmu ke dalam sebuah pengalaman yang diluar pemahaman manusia. Tuhan ada dimana-mana; Tuhan ada dimana saja dan di dalam dirimu. Engkau adalah keillahian! Pastikan latihan spiritualmu (Sadhana) adalah bukan untuk kepentingan diri sendiri. Sadhana harus meningkatkan kebaikan bagi yang lainnya. Lepaskanlah sifat mementingkan diri sendiri, tingkatkan kasih yang tulus bagi yang lainnya dan sucikanlah hidupmu. Kemudian engkau akan mengalami Sakshatkara yaitu penglihatan Tuhan yang ada di dalam dirimu.

Apapun yang kita alami dalam hidup kita selalu bahagia, kelak cerita ini akan menjadi kisah yang luar biasa untuk contoh di kemudian hari dimana setiap orang pasti punya sisi baik dan buruknya masing masing, tapi jarang yang mau berbuat sejauh ini dijaman sekarang, mari kita bergandengan tangan dan melakukannya bersama. Dalam hidup ini, diperjalanan ternyata masih banyak juga orang kita lihat yang mau berbuat untuk kepentingan orang banyak tanpa henti terus berkarya. Ini poin penting mengapa kita perlu bersabar menghadapi setiap ujian. Tiap ujian itu memiliki solusi, kita sabar menjalaninya. Sebab tidak ada yang instan dalam kehidupan ini, setiap orang perlu menjalani proses hidupnya dan Tuhan memberikan cobaan pada kita sesuai kemampuan masing-masing. Jadi kadar ujian tiap-tiap orang berbeda dan tidak sama. Untuk itu yakinlah bahwa pertolongan Tuhan akan datang dengan bersikap sabar saat ujian menerpa. Menepi sejenak mengenal diri dan jauh dari caci maki, iri hati, jangan menyesali diri tetap introspeksi diri tuk suluh kedepan.

Kini kita diuji dalam wabah pandemi Covid-19, sudah saatnya berhenti mengeluhkan masalah hidup kita. Kokohkan diri dengan kesabaran dan rasa syukur. Semoga dengan bersabar, Tuhan akan kirimkan kejutan istimewa pada kita. Swaha.

Hamba memohon ampun dari segala dosa dan akan terus melakukan tindak dan karya lebih baik dan lebih baik.

Om dewakrtasyainaso awaya janam

asi manusyakrtasi nama awaya janam

asipitra kitasi namo awaya janam asyatma

krtasyaenaso awaya janam

asyena sa' enase waya janam asi

yacchaham eno vidvamscakara

yacchavidvams tasya va ya janam asi

Artinya:

Om Sang Hyang Widhi Wasa, ampunilah dosa hamba terhadap-Mu. Ampunilah dosa hamba terhadap sesama manusia, terhadap orangtua hamba, terhadap teman hamba. Sang Hyang Widhi Wasa ampunilah dosa hamba terhadap segala macam dosa, terhadap dosa yang hamba lakukan dengan sadar atau tidak sadar. Sang Hyang Widhi Wasa semoga berkenan mengampuni semuanya itu.

wartawan
Ida Rsi Putra Daksa Yaksa Manuaba
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.