Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini, Bupati Giri Prasta Nuwek Bagia Pulakerti

Bali Tribune / NGUSABA - Bupati Giri Prasta Nuwek Bagia Pulakerti serangkaian karya Mesineb, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini di Desa Adat Pelaga, Kecamatan Petang, Kamis (4/11).
balitribune.co.id | Mangupura - Setelah nyejer selama sembilan hari, Ida Bhatara Pura Desa, Desa Adat Pelaga, Kecamatan Petang, mesineb, Kamis (4/11) bertepatan dengan tilem sasih kalima, serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Agung, Mapaselang, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini, medasar Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Desa Pelaga yang puncaknya pada anggara kasih, julungwangi, Selasa (26/10) lalu. 
 
Upacara mesineb dipuput Yajamana Karya Ida Pedanda Gde Intaran Keramas Geria Mas Intaran Sandan Dauh Yeh, Tabanan. 
 
Upacara mesineb dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Pengrajeg Karya beserta Istri Ny. Seniasih Giri Prasta. Bupati berkesempatan mengikuti upacara nuwek bagia pulakerti lan penyegjeg bersama Yajamana Karya, Ida Pedanda Gde Giri Anom Arimbawa Simpangan Gria Pelaga dan Mangku Gede Pura Penataran Pucak Mangu. Hadir pula Camat Petang I Wayan Darma, Perbekel Pelaga I Made Ordin dan Bendesa Adat Pelaga Ketut Budayasa.
 
Selaku pengrajeg karya, Bupati Giri Prasta menyampaikan rasa bangga dan matur suksma, kepada Ida Sulinggih, para pemangku, utamanya krama desa adat Pelaga, karena telah bersatu, bergotong-royong sehingga mampu melaksanakan karya ngusaba desa lan ngusaba nini. "Kami merasa bangga, didasari atas manah suci ning nirmala, keikhlasan krama ngaturang ayah. Terlebih mebusana putih kuning, mencerminkan semeton bersatu, sumuyub, sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka. Ini menjadi sebuah sejarah yang dibuat oleh krama di Pelaga, dapat dikatakan dari tidak ada menjadi ada. Sejarah ini nantinya dapat kembali dilaksanakan oleh anak cucu kita kelak, sepatutnyane karya seperti ini dilaksanakan setiap 30 tahun sekali," jelasnya.
 
Menurut Prawartaka Karya, Ida Bagus Munika, terlaksananya karya ini dilatarbelakangi karena hampir 70 tahun belum pernah menggelar karya seperti ini. Selanjutnya tokoh-tokoh, prajuru/kelian banjar dan krama banjar Pelaga yang diprakarsai Bupati Badung menggelar rapat pada tahun 2019 dan tercetuslah karya ngusaba desa lan ngusaba nini. "Dalam perjalanan, ternyata semua pura kahyangan tiga dan pura prasanak belum melaksanakan upacara ngenteg linggih. Untuk itu krama segera melaksanakan di masing-masing pura. Mulai ngenteg linggih di pura bukit rinjani dan pura puseh, dilanjutkan di pura dalem, prajepati, pura melanting, pura bukit peninjoan, setelah itu baru karya ngusaba di pura desa," terangnya.
 
Ditambahkan, dudonan karya telah mulai sejak April 2021 dan puncak karya telah dilaksanakan pada 26 Oktober lalu. Sementara pada upacara nyineb, dilaksanakan nuwek bagia, pengeluwuran dan ida bhatara melinggih ring payogan. 
 
wartawan
ANA
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.