Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasum TNI Dianugerahi Gelar "Adipati Yudha Negare"

Bali Tribune/ Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dianugerahi gelar kehormatan "Adipati Yudha Negare" oleh Majelis Adat Sasak selaku Wali Faer Tengak.
Balitribune.co.id | Loteng - Saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Korem 162/Wira Bhakti (WB), Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dianugerahi gelar kehormatan "Adipati Yudha Negare" oleh Majelis Adat Sasak selaku Wali Faer Tengak serta pemasangan pakaian kebesaran adat sasak oleh H Lalu Suhardi di Bandara Lombok International Airport (LIA), Nusa Tenggara Barat (NTB),akhir pekan lalu.
 
Dilanjutkan penyerahan piagam gelar oleh Wakil Bupati sebagai wakil masyarakat Kabupaten Lombok Tengah Pathul Bahri. Didampingi Pangkogabwilhan II Marsdya Fadjar Prastyo, kedatangan Kasum TNI dan rombongan disambut tarian khas Lombok "Gendang Belek".
 
"Terima kasih atas sambutan dan dukungan masyarakat Lombok, NTB. Ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa dan akan menjadi tanggung jawab saya atas gelar yang dianugerahkan sebagai bagian dan warga Lombok atau warga Sasak," ujar Letjen TNI Joni Supriyanto.
 
Menurutnya, ini merupakan kunjungannya yang pertama kali di NTB. Maksud kehadirannya bersama rombongan untuk melihat dari dekat keberadaan para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Rehab Rekon Terpadu NTB, yang bekerja untuk membantu masyarakat Lombok dalam pembangunan rumah tahan gempa (RTG) sebagai hunian tetap (huntap) yang sehat dan layak sebagai tempat tinggal bersama keluarga.
 
Usai memberikan sambutan, Kasum TNI memberìkan cinderamata kepada Gubenur NTB Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSc, dan Wakil Bupati Loteng Pathul Bahri, dan begitu pula sebaliknya. H Lalu Suhardi menyampaikan, pihaknya memberikan gelar tersebut yang memiliki makna sebagai prajurit sejati yang rela berkorban untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara.
 
"Gelar semacam ini diberikan kepada para pejabat TNI-Polri maupum sipil yang memiliki integritas dan komitmen yang tinggi untuk mempertahankan kadaulatan negara," katanya..
 
Selain Gunernur NTB, turut menyambut kedatangan Kasum TNI bersama rombongan antara lain, Kasdam IX/Udayana, Danrem 162/WB, Kapolda NTB, Dalanal Mataram, Danlanud Zam Rembiga, Kajati NTB, Wakil Bupati Loteng, dan pihak Angkasa Pura.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.