Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Pencurian Sapi Masih Misterius

AKP Mirza Gunawan, SIK.

BALI TRIBUNE - Kasus pencurian 4 ekor sapi milik warga Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan Klungkung yang sempat menghebohkan warga setempat, sampai hari ini belum menemukan titik terang siapa pelakunya. Kondisi ini membuat Kasat Reskrim Polres KLungkung AKP Mirza Gunawan,SIK prihatin. Ditemui diruang kerjanya, Mirza menyatakan keprihatinannya terkait adanya kasus pencurian sapi yang belum terungkap ini. Dirinya akan memback up jajaran Reskrim Polsek setempat untuk membantu pengungkapan kasus pencurian ini. “Ada kasus pencurian sapi yang belum terungkap, kita akan back up Polsek untuk berupaya mengungkap kasus pencurian sapi ini agar bisa diungkap siapa pelakunya,” terang Mirza Gunawan. Sementara itu Kapolsek Dawan AKP Kadek Suadnyana  dalam penjelasannya belum lama ini mengaku juga terus berupaya mencari informasi lebih dalam perihal kasus yang menghebohkan warga pesinggahan ini. Stafnya di Reskrim Polsek Dawan sampai saat ini terus melakukan upaya penyelidikan di lapangan dengan mengumpulkan keterangan-keterangan yang diperlukan para saksi untuk mengendus jejak pelakunya. Diakui hasil sementara belum bisa membeberkan apakah pencurian melibatkan oknum warga sekitar atau warga dari luar yang khusus datang ke pesinggahan menyasar sapi-sapi milik warga. “Kami masih berupaya mengungkap kasus ini,” ujar  Kadek Suadnyana.  Guna mempercepat proses  dirinya juga mengakui untuk penyidikan anggota kepolisian dari satreskrim Polres Klungkung juga turun tangan membantu mereka bergabung dengan unit Reskrim Polsek Dawan agar kasus yang sempat menghebohkan warga pesinggahan ini lebih cepat bisa diungkap. Seperti pemberitaan sebelumnya para peternak sapi di pesinggahan dibuat gempar dimana 4 sapi kesayangan peliharaan mereka tiba-tiba raib  dari kandangnya. Padahal sapi-sapi itu sedang hamil tua saat diketahui hilang. Di lain pihak Perbekel Desa Pesinggahan Nyoman Swastika mengatakan setelah mengecek ke lapangan ada 3 warganya yang melapor kehilangan sapi. Total ada 4 sapi yang hilang dengan ciri-ciri yang sama, yaitu  tali pengikatnya sudah terputus. Curiga ini adalah aksi pencurian 3 peternak tersebut kompak bersama-sama melaporkan  kehilangan sapinya ke Polsek Dawan.  Hasil pemeriksaan polisi terhadap para korban mereka mengaku kehilangan sapinya di kandang masing-masing di wilayah Subak Pesinggahan. Ketiganya masih penasaran siapa yang melakukan aksi pencurian yang menyasar sapi-sapi ini, padahal sebelumnya sapi para peternak di Desa Pesinggahan aman-aman saja, jarang terjadi kasus pencurian . Mereka berharap pihak Kepolisian bisa segera mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.