Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Positif Covid-19 Jembrana 27 Orang

Bali Tribune/ PASIEN - Kasus positif covid-19 di Jembrana kini kembali bertambah. Pasien teranyar yang dirawat di RSU Negara adalah transmisi lokcal hasil kontak treking pasien postif Covid-19 asal Denpasar.
Balitribune.co.id | Negara - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana kembali mengalami penambahan. Bahkan penambahan pasien positif terbaru juga dari kasus transmisi lokal. Pasien ke-27 merupakan mertua dari pasien postif Covid-19 dari Denpasar yang sempat ke Jembrana.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Minggu (14/6/2020) menyebut, total kasus postif Covid-19 di Jembrana sudah mencapai 27 kasus. Empat kasus positif masuk dalam transmisi lokal. Setelah sebelumnya seorang pelaku perjalanan yakni sopir asal Desa Pengambengan dan Desa Banyubiru, Negara, kini kasus positif ke 27 seorang wanita lansia asal Desa Berangbang Negara.
 
Ia menyatakan pasien positif asal Barangbang tersebut merupakan hasil dari pengembangan tracking yang dilakukan Gugus Tugas Jembrana terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 lainnya di Bali. Pasien itu menurutnya memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif berKTP Denpasar yang sempat pulang kampung ke Desa Berangbang beberapa waktu lalu sebelum akhirnya menjalani perawatan di RSUP Sanglah.
 
“Dari proses tracking, pada tanggal 11 Juni kita sudah lakukan test swab warga yang kontak erat dengan pasien asal Denpasar. Dari 7  orang yang diambil sampel swabnya, satu dinyatakan positif Covid-19. Warga Desa Berangbang yang dinyatakan positif merupakan ibu mertua dari pasien positif asal Denpasar. Kasus ini sekaligus menambah daftar transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Jembrana,” ujar Kabid Pencegahan dan Penangana Penyakit Dinkes Jembrana ini.
 
Sedangkan enam orang warga lainnya yang hasilnya negatif juga harus tetap karantina mandiri di rumah untuk menunggu hasil swab yang kedua kalinya. Terkait adanya isu yang berkembang mengenai adanya pedagang di salah satu pasar yang positif, pihaknya membantahnya. Menurutnya kendati ada warga yang memiliki hubungan keluarga dengan pasien positif asal Denpasar tersebut, namun dipastikannya tidak dalam kontak dekat.
 
“Memang ada keluarganya tapi kontaknya sangat jauh. Kami sudah lakukan rapid test dan hasilnya non reaktif,” tegasnya.  
Dengan bertambah kasus positif dari tansmisi lokal, pihaknya mewanti wanti agar penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19 diberlakukan lebih ketat lagi. Diantaranya selalu menggunakan masker, menjaga jarak, serta berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan rajin mencuci tangan sebelum menyentuh areal wajah.
 
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat Jembrana apabila ada kerabat yang datang dari luar daerah, pihak keluarga mesti benar-benar menanyakan riwayat maupun kondisi kesehatannya.
“Transmisi lokal ini harus kita waspadai. Berkaca dari kasus ibu ini, pihak keluarga mesti menanyakan dengan detil kondisi kesehatan kerabatnya yang datang. Bila ada keluhan maupun sakit, bisa dikordinasikan dengan pihak Satgas di desa masing-masing,” ujarnya.
 
Dengan demikian dari 27 positif Covid-19 di Jembrana, empat  diantaranya  disumbangkan dari transmisi lokal. Sudah ada empat  kasus penularan dari transmisi lokal. Pertama, dari Baler Bale Agung, kedua  dari Banyubiru, ketiga dari Desa Pengambengan, dan terbaru warga Desa Berangbang. 
“Hanya saja untuk kasus kedua itu, warga positif dari Banyubiru yang perlu penelusuran lebih jauh, apakah transmisi lokal atau transmisi dalam negeri,” paparnya.
 
Pada kasus pasien postif Covid-19 asal Banyubiru yang juga memiliki daftar kontak dengan sejumlah warga di Desa Banyubiru, pihaknya harus menelusuri faktor penularannya mengingat mobilitasnya pasien tersebut sebagai sopir lintas Jawa-Bali juga pernah bepergian keluar Bali. Dengan tambahan kasus psotif ini, hingga Minggu (14/6/2020), dari total 27 pasien positif Covid-19 asal Jembrana, 9 pasien positif masih dirawat di RSU Negara dan 18 pasien telah sembuh. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kompak, Pasutri Asal Bali Melaju ke Nasional Safety Riding 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Kisah inspiratif datang dari pasangan suami istri (pasutri) asal Bali, Robin dan Azizah, yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang keselamatan berkendara. Pasangan yang menikah sejak 2023 ini terpilih menjadi wakil Astra Motor Bali untuk berlaga di Kompetisi Nasional Safety Riding 2026 yang akan digelar di Yogyakarta pada Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Financial Resilience Index 2026: Biaya Hidup Tinggi Jadi Tantangan Utama Ketahanan Finansial Rumah Tangga Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Financial Resilience Index 2026, sebuah studi yang menunjukkan kenaikan biaya hidup sebagai faktor utama yang mempengaruhi ketahanan rumahtangga. Survei yang dilakukan pada April 2026 terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia menemukan bahwa 80% masyarakat merasakan tekanan dari meningkatnya biaya hidup.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.