Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Rabies Meningkat, Stok Vaksin Kosong

Bali Tribune / VAKSIN - Upaya pencegahan dan penanganan kasus gigitan anjing positif rabies melalui vaksinasi rabies terkendala lantaran stok vaksin kosong.

balitribune.co.id | Negara - Ditengah lonjakan kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana, upaya pencegahan hingga penanganan kasus justru kini terkendala. Vaksinasi rabies terhadap hewan penular rabies (HPR) kini tidak dapat dilaksanakan lantaran stok vaksin rabies di Jembrana kosong. Padahal estimasi populasi khususnya anjing di Jembrana terus meningkat.

Hingga kini kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana mengalami peningkatan drastis. Pada bulan Mei 2022 kasus anjing rabies di Kabupaten Jembrana  anjing positif rabies sudah mencapai sebanyak 31 ekor. Sedangkan di bulan Juni 2022 dari tanggal 1 sampai tanggal 9 anjing rabies sudah ada sebanyak 8 ekor. Sebelumnya saat Rapat Kerja Gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Jembrana dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Selasa (17/5) terungkap tahun 2022 terjadi lonjakan kasus yang signifikan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, Wayan Sutama saat itu dihadapan Anggota Dewan menyebutkan perkembangan kasus gigitan anjing di Kabupaten Jembrana selama tiga tahun terakhir. Ia menyebut tahun 2019 ada 3.256 kasus gigitan dengan kasus positif rabies sebanyak 244, tahun 2020 sebanyak 2.289 gigitan dengan 5 kasus positif rabies dan tahun 2021 ada 2.410 gigitan dengan 65 kasus positif rabies. Sedangkan tahun 2022 sampai bulan Mei  ini sudah 1.410 gigitan dengan kasus positif sudah sebanyak 100 kasus.

Kasus gigitan anjing positif rabies tahun 2021 ditemukan di 25 desa/kelurahan tersebar di empat kecamatan yakni Melaya, Negara, Jembrana dan Mendoyo. Sedangkan diakuinya tahun 2022 Kabupaten Jembrana merupaknan zona merah. Ia menyebut dari 51 desa dan kelurahan, saat ini sudah ada 29 desa/kelurahan yang terkategori zona merah kasus rabies. Menurutnya dari 5 Kecamatan sudah tidak ada zona hijaunya. Dari 29 Desa zona merah ini, ia mengakui memang kalau kasus gigitan anjing positif rabies Jembrana ini menempati rangking satu.

Ia pun mengaku heran dengan tingginya kasus di Jembrana ini, “anehnya setiap kita kirim sampel hasilnya selalu positif,” ungkapnya saat itu. Sedangkan estimasi populasi anjing di Jembrana terbilang cukup tinggi yakni sebanyak 40.955 ekor dengan estimasi peningkatan 10 persen setiap tahunnya. Namun kini pihak Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana justru malah tidak dapat melakukan pencegahan maupun respon kasus gigitan melalui vaksinasi.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana Wayan Widarsa dikonfirmasi melalui ponselnya mengakui Selasa (14/6) kasus gigitan anjing di Jembrana masih tinggi, namun stok vaksin rabies kosong. Menurutnya pihaknya belum mendapatkan kiriman vaksin dari provinsi. “Kami tidak bisa bekerja dari sekitar 2 minggu dikarenakan vaksin rabies kosong di Jembrana. Untuk vaksinasi rabies belum bisa kita jalan dikarenakan vaksin rabies habis, kita masih nunggu dari provinsi,” ungkapnya.

“Saat vaksin rabies tersedia, kita vaksinasi masal di daerah zona merah. Tapi kalau vaksin sifatnya dadakan, setiap ada kasus kami langsung ke lokasi untuk vaksinasi di wilayah tersebut,” ungkapnya. Namun dikarenakan vaksin rabies kosong, pihaknya kini hanya melakukan sosialisasi dampak rabies ke wilayah zona merah dan sesekali mengambil sample gigitan anjing ke lokasi. “Kemarin ada kasus gigitan anjing sebanyak 4 kasus di Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Mendoyo, hasil laboratotium semua negatif,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Warga Ngotot Kasus Perbekel Sudaji Dilanjutkan

balitribune.co.id | Singaraja - Perwakilan masyarakat Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, berdebat panas dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Edi Irsan Kurniawan. Perdebatan itu terjadi saat sejumlah perwakilan warga diterima Kajari Edi Irsan, Senin (22/12). Terlihat mendampingi warga aktivis anti korupsi yang juga Ketua LSM Gema Nusantara (Genus) Anthonius Sanjaya Kiabeni.

Baca Selengkapnya icon click

Lestari For Kids, Komitmen Sosial BPR Lestari Bali Menutup Tahun 2025

balitribune.co.id | Denpasar - Menutup akhir tahun 2025, komitmen sosial BPR Lestari Bali kembali diwujudkan melalui program "Lestari For Kids". Lembaga keuangan ini menyalurkan lebih dari 3 ton beras kepada 36 panti asuhan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi di Tukad Unda, Niat Menolong Remaja Tenggelam, Seorang Pria Turut Menjadi Korban

balitribune.co.id | Semarapura - Peristiwa tragis terjadi di pusaran aliran air bendungan Sungai (Tukad) Yeh Unda, Desa Paksebali, Klungkung, pada Minggu (21/12). Dua orang dilaporkan tewas setelah terseret arus dan tenggelam di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bantu Ringankan Beban Korban Bencana Sumatra, Suzuki Salurkan Donasi Rp300 Juta

balitribune.co.id | Jakarta - Bencana Alam banjir dan tanah longsor yang Provinsi Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat menimbulkan kebutuhan esensial untuk pertahanan hidup sehari-hari. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mendonasikan bantuan dalam bentuk dana finansial melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) . 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Giat Perempuan Astra di Hari Ibu, Dukung Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Angke

balitribune.co.id | Jakarta - Perempuan Astra turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Bakti Sosial Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kementerian PPPA RI) Perempuan Astra menyalurkan bantuan berupa ratusan paket sembako bagi masyarakat pesisir Muara Angke.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.