Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“KB Bali” Tak Akan Miskinkan Keluarga

Gubernur Bali Wayan Koster saat menutup Paruman Agung Desa Pakraman di Wantilan Pura Samuhan Tiga, Bedulu, kemarin.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali, Wayan Koster  berharap krama Bali melestarikan Keluarga Berencana (KB) Bali.  Selain, menjaga kepunahan nama I Nyoman maupun Ketut, memiliki empat anak dipastikan menjadikan keluarga itu miskin.  Harapan itu disampaikan Gubernur Koster saat menutup Paruman Agung Desa Pakraman, di Wantilan Pura Samuhan Tiga, Bedulu, Gianyar, Rabu (12/12). Gubernur Koster menyebut anak ketiga dan keempat (Nyoman dan Ketut) semakin langka dalam keluarga.  Sementara KTP orang Bali, disebutkan sangat jarang ada berisi nama Nyoman dan Ketut. Dilihat dari pertumbuhan penduduk Bali dari Tahun 2013 sampai 2018 ini, ucap Koster, hanya berkisar 1 persen saja. Sehingga dari tahun 2014 jumlah penduduk Bali tetap di angka 4 juta lebih. “Pertumbuhan penduduk Bali stagnan, sehingga saya berharap bagi yang masih memungkinkan agar melestarikan KB Bali dengan 4 anak,” imbuh Koster. Mengenai sebutan banyak anak banyak tanggungan, Koster menyampaikan agar warga Bali  tidak khawatir. Terutama terkait kemampuan menyekolahkan anak dan kebutuhan lain seperti kesehatan. Apalagi, Pemprov Bali masih menganggarkan program Bedah Rumah bagi warga yang tidak mampu. “Bidang pendidikan sudah mendapatkan biaya pendidikan gratis, bidang kesehatan sudah ada jaminan, sehingga yang diperlukan adalah perencanaan memiliki keluarga,” tambahnya. Menurut Gubernur Koster, apa yang disampaikannya bukan sebagai penentangan terhadap program Pemerintah Pusat. Dimana dirinya memiliki sejumlah alasan termasuk penduduk Bali yang ke depannya terus memelihara warisan adat, budaya yang sudah dimiliki turun temurun. “Hanya masyarakat Bali yang bisa melestarikan, merawat  dan menjaga adat istiadat dan budaya Bali, sehingga pertumbuhan penduduk Bali mesti berkembang,” tambahnya lagi. Disinggung Program Kampung KB, menurutnya lebih baik membuat program Kampung Sejahtera, dimana seluruh warga yang ada di kampung atau wilayah tersebut sejahtera, baik pendidikan, kesehatan dan perekonomiannya.

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FGBMFI World Convention 2026 di Bali Dihadiri Delegasi dari 48 Negara

balitribune.co.id I Badung - The Full Gospel Business Men's Fellowship International (FGBMFI) World Convention 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada 13–15 Agustus 2026 akan dihadiri 1.400 hingga 1.500 delegasi dari 47 negara. Delegasi yang hadir merupakan pebisnis yang secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi Bali sebagai tuan rumah konvensi dunia tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Susun untuk Seniman, Menteri PKP Sebut Seniman Bali Pantas Diperhatikan

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait membuat sejumlah terobosan untuk kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tanah Air. Salah satunya dengan menghadirkan rumah susun untuk kalangan MBR di setiap daerah seperti rumah susun untuk pelaku seni di Bali kategori MBR. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menteri PKP RI Maruarar Sirait Tinjau Program BSPS di Banjar Oongan Tonja

balitribune.co.id I Denpasar -  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait melakukan kunjungan terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8/2026). 

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlah bantuannya sebanyak 31 unit, tahun ini jumlah bantuan naik menjadi 4.184 unit. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.