Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kebakaran Ludeskan Bangunan Pura di Mas Ubud

Bali Tribune/ PEMADAM - Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar saat berusaha memadamkan api
Balitribune.co.id | Gianyar - Suara kentongan, Senin (7/6) pagi, membuat warga Banjar Kawan, Mas, Ubud, Gianyar, berhamburan keluar rumah. Dengan peralatan seadanya warga menuju Pura Desa setempat, lantaran salah satu bangunan sudah diselimuti asap tebal. Dengan mengerahkan 4 unit Mobil semprot, Damkar Gianyar hanya bisa menyelamatkan bangunan pura lainnya.
 
Bangunan Peselang harus direlakan karena terlanjur dilahap si jago merah. Kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp 500 Juta. Musibah ini diketahui pertamakali oleh Bibit Nuryanto (42) seorang buruh proyek bangunan asal Banyuwangi yang sedang bekerja tak jauh dari lokasi. Sekitar pukul 08.00 wita Bibit sedang memulai pekerjaannya memasang keramic. Tepatnya di lantai dua rumah milik Wayan Sumadi di sebelah timur Pura desa. 
 
Melihat ada kobaran api tepatnya di Bale peselang yang berukuran 4 x 5 di areal pura desa, Bibit langsung turun jalan sambil berteriak meminta bantuan kepada warga, saat saksi berteriak kebakaran. beberapa warga pun berdatangan dan suara kentongan pun dibunyikan. Menyusul itu , warga berhamburan keluar rumah dan langsung menuju pura desa untuk berusaha memadamkan api bersama petugas pemadam kebakran Gianyar yang sudah tiba dalam hitungan menit. sembari memadamkan api, seluruhan bangunan pura dihujani air untuk memastikan tidak ada percikan api yang memicu kebakaran rembetan. Hingga satu jam penanganan. Si jago merah  dipastikan terhalau. 
 
Kepala Desa Mas Ubud Wayan Gede Dharma Yuda yang ditemui di lokasi mengungkapkan, tidak terdapat korban jiwa atas kejadian tersebut. yang terbakar adalah balai peselang saja serta jempana dan wastra di dalamnya. Bangunan lainnya dapat diselamatkan, karena masyarakat cepat tanggap dan petugas dari pemadam kebakaran cepat datang ke lokasi. 
 
Kepala Satpol PP serta Damkar Gianyar I Made Watha yang juga datang ke lokasi mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan empat buah armada untuk memadamkan api. Kerugian akibat kebakaran tersebut hampir setengah miliar rupiah. Untuk penyebab kebakaran, pihaknya mengaku masih dilakukan penyelidikan oleh pihak berwenang. "Bapak Bupati juga tadi turun langsung. Kami dari Damkar menerjunkan empat unit armada yakni BW 09, 11, 08, serta 07," katanya.
 
Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja menyebutkan, pasca kebakaran jajarannya sudah meminta sejumlah keterangan saksi. Dugaan sementara, musibah kebakaran ini akibat saluran pendek arus listrik. "Dari koordinasi terhadap prajuru , korban dalam hal ini Desa Adat Mas tidak akan melaporkan secara hukum dan menganggap kejadian kebakaran Balai peselang tersebut sebagai musibah," jelasnya singkat. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.