Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kecewa Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

Bali Tribune/Pohon pisang yang ditanam warga di badan jalan.

balitribune.co.id | Tabanan - Kecewa jalan rusak tak kunjung diperbaiki  oleh Pemerintah Daerah, warga menanam pohon pisang di tengah jalan. Tentu hal tersebut menarik perhatian masyarakat yang melintas di ruas jalan Banjar Bajera Kelod, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan.

Berdasarkan informasi di lapangan, penanaman pohon pisang di ruas jalan tersebut dilakukan oleh warga sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Daerah, karena jalan yang ada di wilayahnya rusak parah namun tak kunjung diperbaiki.

Kelian Dinas Banjar Bajera Kelod, I Putu Adi Wirawan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya mengetahui hal itu setelah diberitahu oleh salah seorang warga Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 Wita, bahwa ada yang menanam pohon pisang di ruas jalan yang rusak. Jalan tersebut juga merupakan jalur untuk menuju ke SMA N 1 Selemadeg. "Ndak tahu siapa yang menanam, yang jelas sekitar pukul 06.00 Wita ada warga yang lapor katanya jalan ditanami pohon pisang," jelasnya, Sabtu (6/4).

Atas laporan tersebut, dirinya pun langsung mengecek ke lapangan dan memang benar ditemukan ada beberapa pohon pisang yang ditanam pada jalan yang berlubang. Ia juga belum bisa memastikan apakah peletakan pohon pisang pada jalanan yang berlubang itu merupakan wujud kekecewaan warga atas rusaknya jalan yang sudah sangat lama, atau hanya sekedar sebagai penanda bahwa ada lubang di jalan itu. Pasalnya sering kali pengguna jalan jatuh akibat jalan yang berlubang, terlebih saat hujan lubang tidak akan terlihat sehingga sangat membahayakan keselamatan warga.

"Atau mungkin ini sebagai salah satu bukti kalau desa saya makmur. Pohon pisang saja bisa tumbuh di jalan dan semoga pohon yang di tanam bisa berbuah manis," paparnya.

Adi menambahkan, jalan tersebut rusak sudah sejak 5 tahun yang lalu sepanjang 800 meter, namun kondisi semakin parah 3 tahun belakangan ini. Namun memang hingga saat ini belum ada penanganan dari pihak terkait meskipun tahun lalu sudah sempat ditambal dengan batu kapur. "Tetapi hancur lagi karena jalan ini cukup padat dilalui kendaraan, karena jalan ini menuju SMAN 1 Selemadeg. Tiga hari yang lalu juga sempat diisi batu kapur lagi," imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut pihaknya berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan tersebut sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.  

wartawan
Komang Arta
Category

Dampak Angin Ribut, Sejumlah Bangunan Porakporanda

balitribune.co.id I Gianyar - Suara gemuruh angin ribut membuat warga Gianyar terbangun cemas, Kamis (5/3/2026) dinihari. Angin yang berhembus kencang selama 40 menit itu disusul hujan dan menimbulkan pohon bertumbangan serta kerusakan sejumlah bangunan. Syukurnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood Chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Kepada Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.