Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kedodoran Petugas Inteligent di Lapangan

Drs. Wayan Sujana.
Drs. Wayan Sujana.

BALI TRIBUNE - Aksi terorisme merambah beberapa tempat di Indonesia. Untuk itu setiap daerah diminta meningkatkan keamanan dengan memaksimalkan pencegahan melalui fungsi intelligent. Namun Klungkung belum bisa memaksimalkan fungsi tersebut, mengingat saat ini Kesbangpol Klungkung tidak memiliki seorang pun petugas intel, padahal dana operasionalnya ada. Pejabat setingkat Kabid dan Kasi di Badan Kesbangpol Klungkung terpaksa harus merangkap menjadi intel untuk mendapatkan berbagai informasi di lapangan, namun dipastikan kondisi kerja seperti ini bakal tidak maksimal.

Kepala Badan Kesbangpol Klungkung Drs I Wayan Sujana, Jumat (18/5), menjelaskan, pada tahun 2017 pihaknya memiliki 4 orang intel yang ditugaskan sebagai ujung tombak melaporkan segala informasi di lapangan. Mereka cukup diandalkan untuk menjadi mata, dan telinga Pemda Klungkung. Sayangnya tahun 2018 ini, keempat pejabat intel di Kesbangpol tersebut sudah berpindah jabatan dan posisi kerja di Dinas lainnya.

Begitu pentingnya peran jabatan intel, dirinya sempat membahas hal ini dengan bupati non aktif, I Nyoman Suwirta. Sujana meminta setidaknya di Kesbangpol Klungkung terdapat 3 pegawai yang khsusus ditugaskan sebagai intel. Namun, Suwirta meminta agar mencoba datangkan instruktur untuk melatih pegawai Kesbangpol sebagai intel terlebih dahulu agar benar-benar profesional dalam bertugas. "Empat intel yang dulu memang memiliki keahlian khusus inteligent. Kita diminta mencari instruktur, apakah bisa pegawai dilatih untuk menjadi intel. Maunya kita datangkan instruktur khsusus, namun ternyata biayanya sangat tinggi. Untuk melatih dua orang saja, menelan anggaran miliaran rupiah," ungkapnya.

Menyikapi kondisi tersebut Wayan Sujana memfungsikan pegawai yang ada untuk merangkap tugas penting tersebut. Ia harus menjadikan Kabid dan Kasi di Keabangpol sebagai intel, walau mereka tidak memiliki keahlian tugas seperti itu. Sujana memastikan semua Kabid dan Kasinya ditugaskan untuk fungsi inteligen juga untuk menyerap informasi di lapangan. Mereka diwajibkan untuk mencatat dan melaporkan segala perkembangan di lapangan sebagai fungsi inteligen walaupun belum memiliki keahlian khusus seperti inteligent formal.

wartawan
I Ketut Sugiana
Category

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.