Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejuaraan Daerah Pencak Silat ke-VIII PPS Kertha Wisesa Bali 2024 Resmi Dibuka

Bali Tribune / PENCAK SILAT - Bupati Sanjaya membuka Kejuaraan Daerah Pencak Silat ke-VIII PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali Tahun 2024 , Kamis (26/12), di GOR Debes Tabanan. 

balitribune.co.id | TabananKejuaraan Daerah Pencak Silat ke-VIII PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali Tahun 2024 resmi dibuka oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Kamis (26/12), di GOR Debes Tabanan. Kejuaraan dengan tema "Era Baru Kertha Wisesa" ini bertujuan untuk mendukung perkembangan dan pelestarian cabang olahraga pencak silat di Kabupaten Tabanan serta mempererat tali persaudaraan antar atlet pencak silat, khususnya di seluruh Bali.

Saat itu nampak hadir, Anggota DPRD Bali, I Ketut Purnaya, anggota DPRD Tabanan, Putu Eka Putra Nurcahyadi, Sekda beserta para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua Umum IPSI Provinsi Bali, Ketua Umum KONI dan Ketua umum IPSI Tabanan, Pengurus Pusat Kertha Wisesa dan Pengurus Wilayah Bali, Ketua cabang PPS Kertha Wisesa Tabanan dan Kabupaten Kota/se-Bali serta berbagai tamu undangan dari beragam organisasi pencak silat di Tabanan.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Hal ini diyakininya sangat positif untuk memberikan pengalaman yang baik bagi generasi muda. "Saya sangat salut dengan panitia, jadi saya berikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Pencak silat Kertha Wisesa adalah warisan budaya adiluhung yang diwariskan oleh para leluhur kita. Ini adalah bagian dari identitas budaya kita yang harus terus dilestarikan dan dijaga eksistensinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya pencak silat Kertha Wisesa sebagai idenditas budaya di Kabupaten Tabanan. “Perlu kita jadikan pedoman ke depan eksistensi bersama, bagaimana menggaungkan kembali warisan leluhur ini. Jangan sampai berhenti, sehingga di era kekinian ini, warisan ini masih bisa melekat dengan kita sebagai pewaris dari leluhur. Jangan sampai berhenti, Kertha Wisesa ini lebih dulu ada dari yang lain, harus menjadi panutan dan tuan rumah di sini,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar kejuaraan ini tidak hanya dijadikan ajang kompetisi saja, tetapi juga sarana untuk mempererat persaudaraan antar daerah. "Kejuaraan ini adalah salah satu ajang untuk memperkuat tali silaturahmi, khususnya di seluruh Bali. Kita berharap semangat sportifitas yang ada bisa menjadi pondasi untuk kemajuan pencak silat di Bali. Mudah-mudahan dengan kejuaraan daerah ini, apa yang menjadi impian dan harapan pencak silat Kertha Wisesa ke depan, saya astungkara akan terus mengawal sampai pencak silat ini menjadi semakin besar," imbuh Sanjaya.

Sebagaimana diketahui bersama, Kejuaraan ini diikuti oleh 9 Kabupaten/Kota se-Bali, dengan total 319 atlet dan official yang siap berkompetisi. Selama dua hari, 26 - 27 Desember 2024, para peserta akan bertanding dalam berbagai kategori, dan acara ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan semangat yang menggelora, diharapkan kejuaraan ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pencak silat di Bali dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk berprestasi.

Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Kejuaraan, I Made Dwi Agung Sastrawan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tabanan dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah mendukung penuh kegiatan ini, juga kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi. Kejuaraan ini adalah upaya untuk mempererat persaudaraan di antara kita semua," ujarnya.

Dwi Agung juga menekankan, Pencak silat bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga merupakan bagian penting dari warisan budaya bangsa yang sangat patut kita lestarikan bersama. "Dengan peran serta dari pemerintah, perguruan pencak silat sangat penting dalam melalukan inovasi, modernisasi sistem. Dengan demikian, seni bela diri pencak silat dapat relevan dalam pembangunan di generasi masa kini. Kami harap para peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas dan semangat," imbuhnya penuh semangat.

wartawan
KSM
Category

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.