Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejurprov II FORKI Bali Berakhir, Lemkari Bali Juara Umum dengan 43 Medali

Bali Tribune / JUARA – Ketum FORKI Bali Armand Setiawan Wulianadi dan Ketua Harian Lemkari Bali Anak Agung Nanik Suryani berpose bersama karateka Lemkari yang keluar sebagai juara umum Kejurprov II FORKI Bali.

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen Lemkari Bali keluar sebagai juara umum Kejurprov II FORKI Bali yang berakhir Minggu (26/11) malam dengan torehan 43 medali, terdiri atas 20 medali emas, 10 perak, dan 13 medali perunggu. Prestasi ini mengulang sukses Kejurprov tahun sebelumnya.

Sementara peringkat dua pada Kejurprov yang ditutup Ketua Umum Pengprov FORKI Bali Armand Setiawan Wulianadi di GOR Lila Buana, itu ditempati Kontingen Garuda Emas dengan 14 emas, 7 perak dan 8 perunggu. Disusul Kontingen DCA Denpasar di tempat tiga dengan 5 emas, 6 perak dan 3 perunggu.

Ketua Umum Pengprov FORKI Bali Armand Setiawan Wulianadi mengapresiasi semangat juang para karateka di medan laga. Para juara Kejurprov kali ini, tutur dia, akan melengkapi bank data atlet FORKI Bali sehingga tim pelatih semakin memiliki banyak pilihan untuk mengirimkan tim dalam berbagai event tingkat nasional.

“Hasilnya pokoknya untuk bank data kita. Nanti kalau ada kejuaraan kita prioritaskan para juara ini. Mudah-mudahan nanti yang kita panggil tidak saja juara 1, tetapi juara 2 juga karena persaingan tadi saya saksikan di final sangat ketat,” ungkapnya.

Armand juga menaruh respek terhadap kesuksesan Lemkari Bali kembali menyabet juara umum. Diharapkan prestasi tersebut terus dipertahankan.

Sementara itu Ketua Harian Pengprov Lemkari Bali Anak Agung Nanik Suryani mengaku lega dapat mempertahankan prestasi, terlebih persaingan sangat ketat.

“Rasanya lega, karena mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut. Kita membuat anak-anak untuk tetap berlatih lumayan berat, apalagi event karate itu berturut-turut, dan mereka tidak pernah jeda latihan,” tuturnya.

Anak Agung Nanik membeberkan kunci sukses prestasi Lemkari Bali tidak lepas dari program pembinaan yang terstruktur. Minimal setiap tahun ada lima kegiatan utama yang dilakukan Lemkari Bali untuk membina atlet.

Pada kesempatan sama Manajer Kontingen Lemkari Bali Kadek Yogi Parta Lesmana mengungkapkan 80 karateka yang dikirim merupakan atlet unggulan langganan juara. Namun ia tidak memungkiri, beberapa juara juga tergeser ke posisi dua, sehingga evaluasi wajib dilakukan.

“Mereka banyak juara satu yang ikut, harusnya memang mereka bisa meraih emas semua, tetapi memang ada yang tergeser, jadi evaluasi harus tetap kita lakukan untuk perbaikan tim kami di Lemkari Bali,” ujarnya.

Yogi Parta Lesmana menambahkan meski kembali juara umum, ia minta atlet Lemkari Bali tidak lengah. Awal tahun seluruh juara wajib dikumpulkan kembali untuk melakukan TC Jangka Panjang untuk tetap menjaga performa para atlet di tengah ketatnya persaingan saat ini.

wartawan
NOM
Category

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Baru Tiba di Guyana, PMI Asal Jembrana Tewas Kecelakaan

balitribune.co.id | Negara - Kembali Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaporkan meninggal dunia di luar negeri. Seorang pemuda asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana I Komang Tedy Arsa Bantara Putra yang memiliki panggilan Tedy ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan menuju lokasi tempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.