Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelola Stress Pasca Covid-19, Ini Kata Selly Mantra

Bali Tribune / Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar IA Selly D. Mantra
balitribune.co.id | Denpasar - Virus corona Covid-19 telah menjadi pandemi global yang menjangkit ribuan orang di Indonesia. Disamping itu masyarakat mudah mendapatkan informasi dari berbagai media terkait perkembangan Covid-19. Kondisi ini sering menimbulkan kepanikan dan stress terlebih lagi aktivitas masyarakat di masa pandemi ini sangat terbatas.  
 
Untuk mengelola stress Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar IA Selly D. Mantra mengajak masyarakat melakukan berbagai kegiatan positif. "Kami telah sampaikan saat melakukan interaktif online dalam acara kiat mengelola stress berkegiatan di rumah di masa pandemi,” ujar Selly Mantra, Kamis (28/5) di Denpasar. 
 
Dalam mengelola stress pihaknya mengharapkan agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup tentang Covid-19. Sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang membuat semakin cemas. Pemerintah kota Denpasar sendiri terus gencar memberikan informasi tentang Covid-19. Sehingga diharapkan masyarakat lebih tenang dimasa pandemi ini. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus dibiasakan dalam kegiatan sehari-sehari, termasuk juga menjaga jarak yang cukup serta membiasakan memakai masker. Ini protocol kesehahatan di masa pandemi Covid-19.
 
Disamping itu menurut Selly Mantra untuk mengelola stress saat pandemi covid-19 masyakat diharapkan juga melakukan kegiatan positif seperti berkebun  dengan memanfaatkan lahan yang ada di rumah. Pemerintah Kota Denpasar sendiri melalui Dinas Pertanian melalui program ketahanan pangan keluarga telah memberikan bibit horti secara geratis. “Kita berharap melalui program ketahanan pangan keluarga yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar dapat membantu masyarakat mencukupi kebutuhan sayur mayur sehari-hari,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut Selly Mantra kembali mengingatkan untuk peduli terhadap lingkungan sekita melalui dengan Cek Tetangga Sebelah (CTS). Ini akan sangat membantu penyebaran covid-19. Mengingat penyebaran Covid 19 sangat memberikan pengaruh luar biasa secara kesehatan, sosial dan ekonomi, untuk itu diharapkan masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental.  
 
Untuk menjaga kesehatan mental akibat pandemik covid-19, Ketua TP PKK Kota Denpasar bekerjasama dengan Komunitas Teman Baik, HIMPSI BALI, Mobil Konseling Ceria, PUSPAGA dan UPTD PPA dapat memberikan konseling secara online maupun offline tentunya tetap mengacu pada protokol kesehatan. Satgas Ini juga bisa mengakses 119 layanan psikologi untuk sehat jiwa (SEJIWA) bagi perempuan dan anak. “Kami PKK Kota Denpasar telah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu pelaksanaan PKM di Kota Denpasar. Hal ini agar pelaksanaan PKM dapat sesuai dengan harapan,” ujarnya.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar (DP3AP2KB) Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti menyampaikan di masa pandemi Covid-19 perilaku hidup berhasih harus tetap dilakukan setiap hari. Sehingga dapat mencegah terpaparnya dari Covid-19 terutama terhadap orang yang rentan seperti anak-anak, lansia, perempuan dan disablilitas.
 
Salah seorang naras umber dr.Anak Ayu Sri Wahyuni menyampaikan  untuk menjaga kesehatan mental masa Covid-19 masyarkaat di harapkan melakukan aktivitas fisik, menkonsumsi makanan bergizi, menghentikan kebiasaan buruk, memilah informasi, membuat rutinitas dan menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Di Badung, Dagang Nasi Jinggo dan Be Genyol Juga Didata Petugas Pajak

balitribune.co.id | Mangupura - Belum selesai protes-protes soal kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang dianggap bombastis. Kini sejumlah pedagang nasi jinggo dan be genyol di wilayah Kecamatan Mengwi, Badung mengaku resah.

Pasalnya, usaha kecil mereka belakangan didatangi oleh petugas pajak bentukan Pemkab Badung. Pelaku UMKM inipun mengaku khawatir usaha mereka bakal dipajaki.

Baca Selengkapnya icon click

Buleleng Festival Kedepankan Sinergi Seni Budaya, UMKM, Digitalisasi, dan Pembangunan Hijau

balitribune.co.id | Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2025 kembali digelar dengan nuansa baru yang mengedepankan sinergi seni budaya, pemberdayaan UMKM, transformasi digital, serta konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan. Festival ikonik Kabupaten Buleleng ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah besar untuk menggerakkan potensi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.