Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelompok Sumba Kembali Bikin Ulah, Anggota TNI Dikeroyok

Bali Tribune / KEROYOK - Empat orang pria asal Sumba yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI.

balitribune.co.id | DenpasarKelompok pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuat ulah di Bali. Kali ini seorang anggota TNI, Candra Gunawan dikeroyok oleh sekelompok pemuda asal Sumba.

Pengeroyokan terjadi di Cafe Tuak Rembulan Jalan Gunung Sanghyang, Lingkungan Jambe, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Sabtu (24/2) pukul 01.20 Wita. Akibat pengeroyokan itu korban mengalami luka di bibir dan bengkak di tangan.  

Menurut keterangan Iffah Evangeline Maharani Pratiwi (28) yang merupakan waitres menemani pelaku minum - minum.  Kemudian diduga karena pelaku dalam kondisi mabuk, maka saksi agak berselisih paham dengan pelaku.

"Namun korban berusaha melerai kedua belah pihak, malah pelaku melawan dan berusaha memukul korban," ungkapnya. 

Sementara saksi Made Juli Parimawan (38) menjelaskan, saat ia sedang melakukan bersih - bersih pada areal cafe seketika melihat ada orang berkelahi dan ia berusaha melerai kedua belah pihak tersebut. Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka di bagian bibir atas dan bengkak di bagian tangan.

Namun ada orang tidak dikenal langsung melempar kursi namun tidak mengenai siapapun. Kemudian ia menarik pelaku yang memukul korban, kemudian pelaku langsung mengambil sepeda motor dan langsung kabur.

"Pelaku memakai baju kaos warna hitam, dan celana panjang warna abu abu," ujarnya.

Sedangkan korban Candra menjelaskan, bahwa pukul 01.00 Wita dirinya melaksanakan patroli dialogis berkunjung ke TKP. Kemudian setelah korban duduk, ia melihat adanya cekcok mulut antara pelaku dengan seorang waitres. Melihat adanya pertengkaran tersebut, korban berinisiatif untuk melerai kedua belah pihak, namun pelaku malah ribut dan memukul dirinya di bagian mulut.

"Dan salah satu pelaku melemparkan kursi, tetapi tidak mengenai korban. Kemudian pelaku langsung tergesa-gesa mengambil sepeda motor dan kabur," terangnya.

Korban langsung menelepon Polsek Kuta Utara. Pukul 02. 00 Wita, Tim UKL Polsek Kuta Utara dipimpin Pawas Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Komang Juniawan tiba di TKP. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil meringkus empat orang terduga pelaku dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Badung.

Namun Kasi Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Sudana mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para terduga pelaku.

"Selamat siang rekan-rekan, nanti kasus ini akan kita release segera. Nanti kita sampaikan datanya," jawabnya saat dikonfirmasi.

Daftar Kelompok NTT Membuat Onar di Bali

1). Di awal tahun baru 2024 pukul 01.00 Wita, kelompok Sumba dan kelompok Manggarai berkelahi di sebuah kos - kosan di Jalan Pucuk Kesiman, Denpasar Timur.

2). Masih pada malam Tahun Baru. Hanya berselang beberapa jam setelah perkelahian antara kelompok Sumba versus Manggarai, terjadi keributan antara pemuda asal Sumba dengan pemuda asal Bajawa, Flores di Jalan Maluku Denpasar Barat.

3). Pada hari ke dua tahun 2024, seorang sopir taxi asal Desa Fafinesu, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yanuarius Toebkae (20) melakukan penganiayaan dan pemerasan terhadap dua wisatawan wanita asal Amerika di Jalan Kayu Aya Seminyak, Kuta, Selasa (2/1/2024) pukul 17.00 Wita

4). Seorang buruh proyek asal Sumba, Oktavianus Rado Bani (22) dikeroyok oleh warga Banjar Batan Tanjung karena diduga ia bersama teman - temannya hendak menyerang warga yang sedang membuat ogoh - ogoh di Banjar Batan Tanjung Desa Cemagi, Mengwi, Selasa (16/1/2024) pukul 23.30 Wita.

5). Seorang pria asal Sumba, Imanuel Lere Mawo (24) di Banjar Cepaka Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Minggu (28/1) malam membawa dan mengacungkan senjata tajam jenis pisau belati kepada seorang warga di Jalan Raya Cepaka- Panglan Mengwi.

6). Seorang pemuda asal Manggarai bernama Alfons yang mabuk, membawa senjata tajam jenis pisau lalu menantang warga berkelahi di Jalan Nangka Utara Gang Sari Dewi II Dusun Tegal Sari Kelurahan Tonja, Denpasar Utara, Sabtu (7/1) malam.

7). Sekelompok orang asal Sumba mengeroyok seorang anggota TNI dari Kipan A Kesatuan Yonif 900 di Big Futsal Jalan Raya Kerobokan, Rabu (7/2/2024) pukul 20.00 Wita. Sebanyak enam orang menjadi tersangka dalam pengeroyokan itu.

8). Empat pemuda asal Manggarai menantang warga Banjar Basang Tamiang Kapal, Mengwi berkelahi di depan Banjar, Sabtu (10/2/2024).

9). Sekelompok buruh asal Sumba berkelahi dengan warga setempat di Jalan Balangan Jimbaran, Kuta Selatan, Minggu (18/2/2024)

10). Rebutan perempuan, dua kelompok sesama Sumba Barat Daya berkelahi di depan sebuah minimarket di Banjar Dekankayu Baleran, Desa Werdi Buana, Mengwi, Senin (19/02/2024).

11). Empat pemuda asal Sumba mengeroyok seorang anggota TNI di Cafe Tuak Rembulan Jalan Gunung Sanghyang, Lingkungan Jambe, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Sabtu (24/02/2024) pukul 01.20 Wita.

wartawan
RAY
Category

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.