Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keluarga I Nyoman Darma Duta Keluarga Sukinah Gianyar

JURI - Tim juri datangi kediaman keluarga I Nyoman Darma, di Banjar Payangan Desa, Melinggih, Payangan, Gianyar.

BALI TRIBUNE - Kantor Departemen Agama Kabupaten Gianyar bersama tim penilai dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mengadakan penilaian Keluarga Sukinah 2018, di kediaman keluarga I Nyoman Darma, S.Ag., M.Pd.H., di Banjar Payangan Desa, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Gianyar, Jumat (6/7). Kehadiran 6 orang tim penilai yang dipimpin langsung Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Ag.,M.Pd., disambut Tari Puspanjali. Penilaian Keluarga Sukinah tingkat Provinsi Bali tersebut, selain dihadiri tim Kanwil Kemenag Provinsi Bali, juga dihadiri Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Gianyar, I Dewa Made Nida Udiana, M.Pd., Camat dan unsur Muspika Kecamatan Payangan, MMDP Kabupaten Gianyar, MADP Kecamatan Payangan, Perbekel Melinggih, Bendesa se-Desa Melinggih, dan para tokoh masyarakat setempat. Kepala Kandep Agama Gianyar, Dewa Made Nida Udiana mengatakan, pemilihan Keluarga Sukinah dilaksanakan rutin setiap tahun. Untuk mewakili Kabupaten Gianyar di tingkat provinsi tahun 2018, pihaknya menyeleksi 5 keluarga di tingkat kabupaten, dan terpilih keluarga I Nyoman Darma. Ditambahkannya, Keluarga Sukinah adalah keluarga yang sejahtera dan bahagia. Konsep Sukinah telah disebutkan dalam Kitab Suci Weda yakni “Sukhinam Bhavantu” yang berarti semoga semua berbahagia. “Kami berharap melalui pemilihan ini penerapan kehidupan beragama di keluarga Bapak Nyoman Darma semakin meningkat, terpenting kami berharap keluarga Bapak Nyoman Darma dapat menjadi contoh bagi masyarakat sehingga pemilihan keluarga sukinah ini berimbas pada masyarakat sekitar,” urai Dewa Made Nida Udiana. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali I Nyoman Lastra mengatakan, pemilihan Keluarga Sukinah merupakan program unggulan Kementerian Agama yang tidak boleh tidak dilaksanakan. Dikatakannya, program ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian di Indonesia. "Berdasarkan hasil survey badan litbang Kementerian Agama, angka perceraian di Indonesia tertinggi di Asia Pasifik," ucapnya. Karenanya, pemilihan Keluarga Sukinah sangat penting bagi pembinaan keluarga sebagai unsur terkecil masyarakat. “Bahwa tidak ada negara hebat apabila dihuni oleh kumpulan keluarga-keluarga yang tidak hebat, karenanya ini harus disadari betul, jangan pernah melupakan aspek yang paling kecil, kita melihat kehidupan berbangsa dan bernegara bahwa sebuah keluarga sangatlah menentukan kehebatan sebuah bangsa,” tambah Lastra. Keluarga Sukinah yang lolos di tingkat provinsi akan dikirim ke Pemilihan Keluarga Sukinah tingkat nasional sebagai perwakilan dari Provinsi Bali. “Mudah-mudahan Bapak Nyoman Darma sekeluarga berhasil lolos sebagai perwakilan provinsi,” pungkasnya. Keluarga I Nyoman Darma (58) dan istrinya Ni Wayan Sudarmini terpilih mewakili Gianyar pada pemilihan Keluarga Sukinah Tingkat Provinsi Bali 2018 setelah sebelumnya menyisihkan 5 kandidat di tingkat kabupaten. I Nyoman Darma saat ini menjabat sebagai Sekcam Payangan, istrinya adalah seorang guru sekaligus pengawas sekolah tingkat SD di Kecamatan Payangan. Dalam kehidupan bermasyarakat, Darma merupakan seorang bendesa adat 3 periode. Dia sekaligus Ketua Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) Kecamatan Payangan dan pengurus di Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Gianyar. Pada HUT ke-247 Kota Gianyar, Nyoman Darma diganjar penghargaan Wija Kusuma oleh Pemkab Gianyar sebagai seniman karawitan. Darma menuturkan, dalam menjaga keharmonisan keluarga, dia menerapkan motto “Jangan berprasangka buruk kepada anak-anak, istri dan orang lain, saling percaya, cinta keluarga, cinta terencana, cinta Indonesia,” tandasnya.  Acara penilaian Keluarga Sukinah Tingkat Provinsi Bali yg bertema "Melalui Pemilihan Keluarga Sukinah Kita Tingkatkan Berkah (Belajar Rahasia Nikah) Menuju Keluarga Hindu Yang Bahagia, Sejahtera dan Harmonis" diakhiri dengan penyerahan profil peserta, Keluarga Nyoman Darma, kepada Tim Penilai.  

wartawan
redaksi
Category

Tinggalkan Insinerator, Bupati Gus Par Geber Pengolahan Sampah Modern Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia memperketat pengawasan terhadap teknologi pengolahan sampah berbasis pembakaran (termal). Menteri Lingkungan Hidup RI menegaskan bahwa fasilitas insinerator yang belum memenuhi ketentuan lingkungan belum diperbolehkan beroperasi.

Baca Selengkapnya icon click

Wakil Ketua I DPRD Badung Hadiri Penyerahan Simbolis Manfaat Jamsostek pada Peringatan Bulan K3 Nasional

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Badung, A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, menghadiri acara penyerahan secara simbolis Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dalam rangka Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

balitribune.co.id | Jakarta - Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi Ekonomi Pemkab Tabanan Berbuah Manis, Hilirisasi Jalan, Pengangguran Berkurang

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027, Selasa (10/2), bertempat di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Dasar Hukum Kuat, Gaji Dua Bulan Segera Cair Sekaligus

balitribune.co.id | Tabanan – Awal tahun 2026 menjadi masa penyesuaian bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Tabanan yang baru saja dilantik dan mulai menjalankan tugas pengabdiannya di berbagai unit kerja. Seiring dimulainya peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan memahami harapan dan kegelisahan para PPPK Paruh Waktu terkait pencairan gaji perdana yang hingga saat ini masih dalam proses.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.