Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemarau Panjang, Pemkab Karangasem Terus Salurkan Air Bersih

Bali Tribune/ DROPING AIR – Petugas BPBD Karangasem tampak mendroping air bersih di beberapa wilayah di Karangasem karena kemarau masih terjadi.
balitribune.co.id | Amlapura - Kemarau panjang yang berdampak pada kekeringan dan kesulitan air bersih masih dirasakan warga di sebagian besar Kabupaten Karangasem. Di tengah kekekringan yang terjadi saat ini, para peternak cukup kesulitan mencari pakan ternak lantaran rumput ilalang mengering.
 
Warga utamanya yang tinggal di wilayah tandus seperti Kecamatan Kubu, Abang, Bebandem serta Desa Seraya Timur dan Tengah, Kecamatan Karangasem, harus berusaha keras mencari sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum.
 
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Rabu (20/11), membenarkan terkait kekeringan yang masih dialami sebagian besar wilayah di Karangasem. Untuk mengatasi permasalahan ini, utamanya dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk minum dan memasak warga, pihaknya terus mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki menyasar wilayah yang membutuhkan sesuai dengan permohonan tertulis dari kepala kewilayahan atau perbekel desa bersangkutan.
 
“Droping air bersih masih terus kita lakukan untuk membantu warga yang kesulitan air bersih. Droping atau suplai air bersih kita lakukan sesuai dengan permohonan tertulis yang diajukan,” sebutnya dan menambahkan dalam sepekan terakhir jumlah permintaan air bersih cukup tinggi.
 
Ia mengatakan, dua hari lalu pihaknya mengedrop air bersih ke Desa Seraya Timur, dan Rabu kemarin di Desa Datah. Untuk Desa Seraya Timur, lanjut dia, pihaknya mendroping air bersih sebanyak 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan 15 kepala keluarga.
 
Sementara berdasarkan data yang direkap oleh BPBD Karangasem, dari mulai tanggal 18 Juni hingga 10 November tercatat sebanyak 675.000 liter bantuan air bersih yang sudah didistribusikan Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih.
 
Terkait musim kemarau yang masih terjadi, pihaknya mengimbau warga untuk menghemat dan menggunakan air bersih secukupnya sesuai dengan kebutuhan. Pun demikian, bagi warga atau masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, pihaknya mempersilakan untuk mengajukan permohonan tertulis ke Dinas Sosial, PMI atau ke BPBD Karangasem.
wartawan
Redaksi
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.