Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kembalikan Formulir di Hari Terakhir, Nengah Sumardi Siap Berpaket dengan Mas Sumatri

Bali Tribune/ KEMBALIKAN - Nengah Sumardi siap jika dipaketkan dengan IGA Mas Sumatri, Nengah Sumardi kembalikan formulir ke DPD Golkar Karangasem.
balitribune.co.id | Amlapura - Tim penjaringan atau Tim Pilkada Golkar Karangasem secara resmi menutup seluruh proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah, Kabupaten Karangasem. Sudah ada lima Balon yang mengembalikan formulir pendaftaran, masing-masing, IGA Mas Sumatri, I Made Sukerana, I Nengah Sumardi, I Wayan Tama, dan I Gusti Ngurah Setiawan. Awalnya ada enam Balon yang sudah mengembalikan formulir, hanya saja satu orang Balon yakni I Wayan Artha Dipa yang menyatakan mundur dari Penjaringan Golkar Karangasem. 
 
Di hari terakhir pemgembalian formulir pendaftaran, Kamis (9/1), I Nengah Sumardi dan I Wayan Tama datang untuk mengembalikan formulir. “Sudah ada lima Balon yang mengembalikan formulir, awalnya ada enam Balon tapi satu orang menyatakan mundur dari penjaringan,” ucap I Gusti Ngurah Setiawan, Plt Ketua DPD Golkar Karangasem, kepada wartawan kemarin. Kelima nama Balon tersebut nantinya akan diserahkan ke DPD I Golkar Karangasem, untuk digodok sebelum kemudian muncul tiga nama yang akan diserahkan atau diusulkan ke DPP Golkar pusat.
 
Ketika ditanya soal kapan perkiraan rekomendasi itu akan turun dari DPP Golkar pusat, Gusti Ngurah Setiawan mengaku belum bisa memastikan. “Ya kan ini masih berproses. Nati ada tiga nama yang akan diusulkan ke pusat, setelah itu baru akan dilakukan survey terhadap tiga orang calon itu sebelum akhirnya rekomendasi itu keluar berdasarkan hasil survey,” tandasnya.
 
Sementara itu, pasca pengembalian formulir oleh I Nengah Sumardi, artinya sudah ada dua tokoh dari Kader Golkar, masing-masing I Nengah Sumardi dan I Made Sukerana yang akan mendampingi IGA Mas Sumatri dalam Pilkada mendatang. Hanya saja siapa yang nantinya akan mendapatkan rekomendasi semua ditentukan oleh DPP Golkar pusat. Sementara itu, I Nengah Sumardi kepada wartawan Kamis kemarin mengaku sebagai kader dirinya akan tunduk dan patuh terhadap apapun yang menjadi keputusan DPP Golkar Pusat.
 
Pun demikian jika nanti direkomendasikan untuk berpaket dengan Mas Sumatri dirinya mengaku siap. “Ya terserah bagaimana keputusan DPP, ini kan masih berproses dan Golkar punya mekanisme untuk menetukan itu. Kalau nantinya mendapatkan rekomendasi dari DPP ya tentu harus menjalin komunikasi intens,” ucapnya. 
wartawan
Husaen
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.