Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kementerian PPN Adakan Penelitian Ekonomi Terkait Dampak Pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB

Dekranasda
BERTEMU - Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan RI, Amalia Adininggar Widyasanti saat bertemu Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Rabu (14/3).

BALI TRIBUNE - Pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB yang akan diselenggarakan di Nusa Dua Bali, pada bulan Oktober mendatang diyakini akan memiliki dampak yang besar terhadap perekonomian Bali dan juga Indonesia.  Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik rencana Panitia Nasional Kementerian PPN/Bappenas yang akan melakukan analisis ekonomi pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB terhadap Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Staf Ahli Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan RI, Amalia Adininggar Widyasanti saat bertemu Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Rabu (14/3), menyatakan pihaknya selaku koordinator bersama tim akan melaksanakan studi tersebut dengan tiga tahap. Tahap pertama pre-event analysis, tahap kedua survey terhadap seribu responden dan lima ratus UMKM yang ada di Bali, dan tahap selanjutnya adalah post-event guna mengetahui dampak untuk Bali kedepan terutama bidang pariwisata. “Dari hasil survey ini nantinya diharapkan akan menjadi feedbackdan data strategis kondisi  sesungguhnya yang terjadi dilapangan,” ujar Amalia.

Lebih lanjut Amalia menjelaskan, dari hasil analisis mengenai Inclusive Economy Grove Indeks (indeks pertumbuhan ekonomi inklusif), Bali menduduki peringkat nomor dua setelah DKI. “Dari hasil analisis mengenai Inclusive Economy Grove Indeks, Bali nomor dua setelah DKI. Ini menyatakan Bali cukup inklusif dibanding provinsi lain dan (bisa) menjadi contoh termasuk kiat-kiatnya,” katanya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Pastika menyatakan sejak awal kepemimpinannya berorientasi inklusif. “Semua program kita, baik RPJMD pertama dan kedua semuanya pro-poor, pro-job, pro-growth, pro-environment, dan pro-culture,” kata Pastika.

Lebih lanjut dikatakan, di Bali ada tambahan pro-democracy yaitu dengan disediakannya sarana Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) setiap hari Minggu di Lapangan Barat Monumen Perjuangan Rakyat Bali Renon Denpasar. PB3AS ini menjamin masyarakat bebas berbicara tentang apa saja dan disampaikan secara umum tanpa melalui birokrasi yang rumit.

Program-program Pemprov Bali semua masuk dalam kategori inklusif, misalnya bidang ekonomi ada program Gerbangsadu Mandara dan Jamkrida serta ratusan BUMDes yang sudah terbentuk untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Bidang pendidikan ada SMA dan SMK Bali Mandara yang khusus menerima siswa miskin dan borderline dimana lulusannya sudah diterima perguruan tinggi luar negeri maupun dalam negeri. Bidang kesehatan ada RS Mata Bali Mandara dan RSUD Bali Mandara yang memprioritaskan masyarakat miskin dengan fasilitas berkelas. “Banyak hal-hal menarik yang nanti bisa di survey. Di Bali (program-program itu) tidak pernah di-launching. Kita hanya kerjakan, setelah di akhir baru kita lakukan evaluasi,” jelas Pastika.

Pastika menambahkan, Bali akan memanfaatkan even yang besar ini dengan semaksimal mungkin, khususnya di bidang pariwisata. Pemprov Bali menyatakan kesiapannya, baik menyiapkan paket-paket pariwisata, paket kerajinan dengan melibatkan UKM dan Dekranasda maupun dari segi akomodasi guna menerima kedatangan peserta Annual Meeting IMF-WB 2018 dengan perkiraan jumlah keseluruhan 50 ribu orang, belum termasuk awak media dalam dan luar negeri.

wartawan
release
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.