Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kenaikan BBM, Muhaimin Sebut Pemerintah Tidak Punya Uang

Bali Tribune / Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar di Desa Sumberkima, Gerokgak menanam mangrove serta menyaksikan deklarasi petani dan nelayan yang mendukungnya pada Pilpres 2024.
balitribune.co.id | SingarajaGelombang aksi penolakan terhadap kenaikan BBM bersubsidi masih terus berlangsung. Tak terkecuali Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar. Ia menyebut pemerintah kehabisan uang untuk menutupi kebutuhan subsidi sebesar Rp 475 triliun. Anggaran sebesar itu tidak bisa terpenuhi sehingga alokasi subsidi dipilih untuk kepentingan tertentu.
 
“Pemerintah sudah kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhan subsisdi. Dalam setahun pemerintah membutuhkan sebesar Rp 475 triliun. Paling banter pemerintah hanya mampu menyiapkan sebesar Rp 150 triliun,” kata Gus Muhaimin, sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar saat menemui pendukungnya di Desa Sumberkima, Kecamatan, Gerokgak Buleleng, Minggu (11/9).
 
Dengan kemampuan sebesar itu menurut Gus Muhaimin, pemerintah memilih sasaran yang memang membutuhkan bantuan. Karena itu, katanya, sebaiknya dengan keterbatasan itu, prioritas subsidi sebaiknaya diberikan kepada kelompok masyarakat yang betul-betul membutuhkan.
 
“Ini (keputusan menaikkan BBM) sebuah keputusan yang tidak enak. Ya, tidak ada pilihan karena uangnya tidak ada lagi,” ujar Gus Muhaimin.
 
Sementara itu, selama berada di Desa Sumberkima untuk menemui pendukungnya. Sejumlah elemen masyarakat mendoakan Gus Muhaimin agar terpilih sebagai presiden pada tahun 2024. Doa itu disampaikan petani dan nelayan dalam sebuah deklarasi yang diteruskan dengan penanaman pohon mangrove di pesisir desa tersebut.
 
Gus Muhaimin yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI tiba di Desa Sumberkima pada pukul 15.30 wita didampingi sejumlah elit PKB lainnya. Yang terlihat Wakil Ketua Umum PKB yang juga Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Jazilul Fawaid, Ketua DPP PKB Lukmanul Hakim, Wakil Bendahara DPP PKB Nashim Khan, Ketua DPW PKB Bali H.Bambang Sutiyono. Sementara Ketua DPC PKB Buleleng Samsul Arifin bersama Sekretaris PKB Buleleng H. Mulyadi Putra memandu kegiatan Gus Muhaimin selama di Buleleng.
 
Soal nelayan dan penanaman mangrove Gus Muhaimin mengatakan, penanaman mangrove di kawasan pesisir selain melakukan penghijauan untuk menyelamatkan bumi serta sebagai penghasil oksigen. Sementara terkait nelayan, Gus Muhaimin menyebut merupakan aset terbesar sebagai salah satu penjaga ketahanan protein nasional.
 
“Para nelayan telah menitipkan nasib mereka untuk diperjuangkan. Masyarakat pesisir merupakan penghasil protein nasional melalui ikan karena itu perlu diperhatikan keberadaan mereka terutama soal harga ikan, fasilitas infrastruktur, soal kesejahteraan dan peningkatan kapasitas kemampuan kapal,” tandasnya.
wartawan
CHA
Category

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.