Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kenaikan Harga Kedelai Disiasati dengan Perkecil Ukuran Tahu

Bali Tribune/ PENGUSAHA TAHU - Aktifitas pengusaha tahu di Bangli harus mensiasati kenaikan harga kedelai.
Balitribune.co.id | Bangli - Harga kedelai import di pasaran terus merangkak naik, bahkan kini harga Rp 9.500 per kilo. Imbas naiknya harga kedelai dirasakan pengusaha tahu di Bangli. Mereka tidak berani menaikkan harga tapi disiasati dengan memperkecil ukuran tahu.
 
Menurut pengusaha tahu, Alek Permana harga kedelai import sejak beberpa pekan mengalami kenaikan. Dari harga Rp 6.500 per kilo terus naik dan terakhir informasi harga diangka Rp 9.500 per kilon. ”Harga kedelai tidak terkendali, jika harga terus naik tentu kami yang merasakan imbasnya,” ujarnya, Minggu (3/1).
 
Kata Alek Permana, walaupun harga kedelai naik, pihaknya tidak berani menaikkan harga, selain takut dikomplin pembeli juga tidak laku di pasaran. ”Kami hanya bisa menyiasti kenaikkan harga kedelai dengan memperkecil ukuran tahu,” ungkap pengusaha yang tinggal di Dusun Umanyar, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli. Kedelai diambil dari beberpa toko penyedia yang ada di Bangli dan Gianyar.
 
Lanjut Alek Permana, untuk produksi dipasakan di beberapa pasar yang ada di Bangli, seperti Pasar Singamandawa, Kintamani dan Pasar Kidul Bangli serta beberpa pasar desa. Kondisi pandemi Covid-19 berpenguh terhadap produksi, dimana dalam sehari rata- rata hanya mengolah 100 kilo kedelai. ”Sebelum pandemi kami bisa menghabiskan kedelai 200 kilo per hari,” sebut pria yang sudah tinggal puluhan tahun di Bangli ini.
 
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sarma saat dikonfirmasi mengaku belum tahu terkait kenaikan harga kedelai. Pasalnya kedelai tidak termasuk komoditi unggulan. ”Kami belum melakukan pemantauan harga untuk kedelai, walaupun komoditi tersebut masuk dalam program Pajale (Padi Jagung dan Kedelai),” sebutnya.
 
Lanjut Wayan Sarma, untuk kedelain kebayakan didatangkan dari luar, seperti dari Negara Amerika. Naiknya harga kemungkinan permintaan yang tinggi sementara di salah satu sisi sudah memasuki habis musim panen. ”Ke depannya kami akan merancang untuk melakukan pemanatuan harga untuk kedelai, sejauh ini pemantauan dilakukan untuk kacang tanah dan komoditi lainnya,” sebut Wayan Sarma. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kambuh saat Bermotor, Penyandang Epilepsi Jatuh dan Tewas di Aliran Irigasi

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Anggar Kasih, Medahan, Blahbatuh, Kamis (9/7/2026) siang digegerkan dengan musibah yang menimpa  warganya, Wayan Edi Parwata (35).  Orang dengan Epilepsi (ODE) atau penyandang epilepsi ini ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi. Sebelumnya sempat  dilaporkan hilang usai diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.