Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepala Balai Arkeologi Identifikasi Prasasti Kerajaan Bali Kuno

Bali Tribune/ Balai Arkeologi Bali melaksanakan penelitian atas peninggalan prasasti Bali kuno di Buleleng. Tampak, salah satu prasasti peninggalan kerajaan Jayapangus dan Udayana yang telah teridentifikasi oleh tim tersebut,Jumat (12/4) kemarin.
balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungi 15 desa di Buleleng, Balai Arkeologi (Balar) Provinsi Bali telah mengidentifikasi belasan prasasti masa kerajaan Jayapangun dan Udayana. Adapun prasasti itu mengulas tentang batas-batas desa, interaksi antar masyarakat serta perpajakan pada masa itu.
 
Demikian diungkapkan Kepala Balai Arkeologi Bali, I Gusti Made Suarbhawa saat menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Drs Gede Komang ,M.Si, di Singaraja, Jumat (12/4) kemarin.
 
Usai pertemuan, Gusti Suarbahwa mengatakan, kegiatan identifikasi ini dilakukan untuk menginformasikan kepada masyarakat (pemilik prasasti,red), terkait data yang terkandung dalam prasasti dimaksud.
 
Selain berkunjung ke 15 desa di Buleleng, Gusti Suarbhawa mengungkapkan,  pihaknya juga berkunjung ke Perpustakaan Lontar Gedong Kirtya guna melihat koleksi prasasti yang tersimpan di museum tersebut.
 
“Setelah Buleleng, Balai Arkeologi Bali akan melanjutkan proses identifikasi prasasti di Kabupaten Bangli dan Gianyar,”terangnya.
 
Lanjutnya, prasasti yang teridentifikasi di Buleleng rata-rata dibuat pada masa Kerajaan Yapangus dan Udayana. 
 
“Adapun data yang termuat dalam prasasti itu mengulas tentang batas-batas desa, interaksi antar masyarakat serta perpajakan,”terangnya.
 
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Drs.Gede Komang,M.Si pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilaksanakan Balai Arkeologi Bali. 
 
Selama kegiatan, Tim Balai Arkeologi Bali melakukan pembersihan prasasti, penimbangan dan pengukuran mempergunakan alat khusus. Selanjutnya, dilakukan pembacaan prasasti oleh tim. 
 
Hasil identifikasi ini akan disadur kedalam sebuah buku untuk dijadikan buku pengayaan dan disebar ke sekolah-sekolah sesuai segmennya.
wartawan
I Wayan Sudarma
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.